Beranda NEWS MOMENT Berani Jual Sembako Diatas Harga Normal, Depo KPE Di Trenggalek Terancam Dinonaktifkan...

Berani Jual Sembako Diatas Harga Normal, Depo KPE Di Trenggalek Terancam Dinonaktifkan Oleh BRI

125

TRENGGALEK, bioztv.id – Depo mitra program kartu penyangga ekonomi (KPE) di Kabupaten Trenggalek yang jual harga kebutuhan pokok dengan harga tinggi diatas harga pasaran terancam sanksi dari BRI. Jika ada depo yang terbukti melakukan permainan harga tinggi, BRI siap memberikan sanksi berupa menonaktifkan kerjasamanya.

Mengacu ketentuan yang ada, Depo yang ditunjuk sebagai mitra pencairan KPE harus menjual harga kebutuhan pokok dibawah atau maksimal sama dengan harga pasar. Jika ada Depo yang menjual harga tiggi, pihak BRI berharap agar masyarakat segera melapor. Laporan bisa dilakukan ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diakomidag), maupun langsung melapor ke  BRI.

Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Trenggalek Yuwanda Rahman menyampaikan, jika ada depo yang terbukti melakukan pelanggaran, BRI tidak segan-segan memutus kerjasamanya, yaitu dengan menonaktifkan mesin Electronic Data Capture (EDC) atau mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mini yang bisa digunakan untuk transaksi KPE. Sehingga pemilik depo tidak bisa lagi melakukan transaksi menggunakan E-Money  dari BRI.

Yuwanda juga menambahkan, jika sampai ada Depo yang melanggar dan akhirnya dinonaktifkan, nantinya pemegang KPE juga harus mencari depo terdekat lainnya untuk melakukan transaksi.  Dalam hal ini pimpinan BRI juga mengaku bahwa  pihaknya hanya membantu mefasilitasi guna mensukseskan program pemerintah kabupaten Trenggalek ditengah pandemic corona yang melanda saat ini.