Masker Langka, Sejumlah Gudang, Toko , Hingga Apotek Di Trenggalek Disidak Tim Gabungan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Antisipasi penimbunan masker dan hand sanitizer di Kabupaten Trenggalek, sejumlah gudang, toko, hingga apotek di Kabupaten Trenggalek disidak tim gabungan. Hasilnya, stok masker diketahui kosong, sementara itu untuk hand sanitizer ketersediaannya terbatas dan harganya juga terus merangkak naik.

Menurut keterangan Kapolres Trenggalek, AKBP.Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan, Untuk menghindari adanya oknum yang sengaja memanfaatkan moment kekhawatiran publik untuk mengeruk keuntungan pribadi, Pihaknya bersama tim gabungan sisir beberapa gudang, toko dan apotek yang ada di Trenggalek. Hasilnya, pihaknya tidak menemukan adanya penimbunan. Sementara itu untuk ketersediaan  stok masker diketahui sangat terbatas.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Kabupaten Trenggalek, Saeroni menjelaskan, dari hasil sidak diketahui bahwa untuk stok masker biasa saat ini sudah habis, yang ada  tinggal stok masker dengan kualitas lebih baik, itu pun jumlahnya juga terbatas. Sementara itu untuk harga masker biasa juga mengalami kenaikan antara 6 hingga 10 kali lipat dari harga biasa. Masker yang sebelumnya satu box dijual sekitar 20.000, sejak aal februari kemarin harganya naik menjadi sekitar 200.000 rupiah per box. Sedangkan untuk masker dengan kualitas lebih baik, harganya masih stabil sekitar 40.000 per biji.

Saeroni juga menambahkan, untuk hand sanitizer, atau pembersih tangan saat ini ketersediaannya juga mulai terbatas, sementara itu harganya juga ikut ikutan merangkak naik. Pasalnya, sejak beberapa waktu terakhir permintaan hand sanitizer ini juga mengalami peningkatan.

Views: 0