TRENGGALEK, bioztv.id – Lonjakan harga bawnag putih yang terjadi sejak sekitar seminggu terakhir turut ditanggapi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur. lonjakan tersebut diduga kuat akibat dari penundaan rencana impor dari Cina. Pihaknya juga berharap agar importir mau mengeluarkan seluruh stok yang ada untuk stabilisasi harga.
Berdasarkan keterangan Wakil Gubernur Jawa Timur, pasokan bawang putih impor tidak hanya berasal dari Cina, namun juga dari India. Emil mengaku Kementerian Perdagangan saat ini masih melakukan proses pembahasan lebih lanjut terkait rencana pembatasan ataupun penghentian impor bawang putih Cina selama terjadi wabah virus corona.
Lebih lanjut Wajil Gubernur Jawa Timur, Emil elestianto Dardak menjelaskan, selama Januari lalu pemerintah pusat telah melakukan impor bawang putih pada tanggal 2, 14, 15 dan 20 Januari 2020 dngan total harga senilai lebih dari Rp 14 miliar rupiah. Mengingat saat ini sudah terjadi lonjakan harga, pihaknya berharap agar selruh stok yang ada dilepas dulu, sambil mencari sumber lain untuk memenuhi permintaan pasar.
Emil Dardak juga menambahkan, dari pantauan harga pasar, lonjakan harga bawang putih ini sudah terjadi sejak bulan Januari lalu. Pasalnya, pada bulan Desember2019 harganya masih sekitar 25.000 per kilogramnya, kemudian di Januari naik menjadi 28.000 rupiah per kilogramnya, sedangkan saat ini sudah naik menjadi sekitar 45.000 rupiah per kilogramnya.
Views: 0

















