TRENGGALEK, bioztv.id – Seleksi mentor program sekolah perempuan, disabilitas, anak dan kelompok rentan lainnya (Sepeda Keren) oleh dinas social P3A Kabupaten Trenggalek dinilai tidak fair dan cacat administrasi, aktivis yang Aliansi Rakyat Peduli Trenggalek (ARPT) tuntut pihak Dinas batalkan dan revisi keputusan hasil seleksi.
Berdasarkan keterangan koordinator ARPT, Mustaghfirin menjelaskan, pihaknya menilai perekrutan mentor program Sepeda Keren ini tidak fair dan cacat administrasi, pasalnya, berdasarkan surat edaran Dinas Sosial P3A, pada proses perekrutan mentor tersebut hanya akan ada proses seleksi melalui tes wawancara, namun selang beberapa waktu dinas sosial justru menerbitkan surat edaran yang berisi hasil seleksi administrasi pendaftar yang lolos. Surat edaran hasil seleksi tersebut dinilai tidak ada korelasinya dengan surat sebelumnya, sehingga ARPT menuntut Dinas Sosial agar membatalkan dan mencabut edaran tersebut.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati menjelaskan, Pihaknya akan mencabut dan membatalkan surat edaran yang dinilai tidak sinkron dengan surat edaran sebelumnya tersebut. Selain itu pihaknya juga akan melakukan ter wawancara kepada seluruh pendaftar sejak 16 September mendatang.
Ratna juga menambahkan, untuk jumlah pendaftar mentor program sekolah perempuan, disabilitas, anak dan kelompok rentan lainnya ini tercatat ada 216 pendaftar, dari ratusan pendaftar tersebut nantinya akan dilakukan tes wawancara sesuai jadwal, dan hanya akan diambil 16 pendaftar yang lolos seleksi.
Views: 1

















