TRENGGALEK, bioztv.id – Kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Puji Astuti susuri laut menggunakan paddle Pad, dan menghimbau nelayan agar tidak meangkap benih ikan dan benur. Pasalnya, dari penelusurannya tersebut susi menemukan alat bekas untuk menangkap benur.
Dalam perjalanan menyusuri pesisir pantai karnaggongso, menteri susi bersama rombongan langsung menuju pantai mutiara yang kawasannya masih asri dan bersih, namun sayang kerumbu karang di pantai tersebut banyak yang yang sudah hancur karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.
Menanggapi hal ini Wakil bupati trenggalek , Mohamad Nur Arfin, mengatakan, setelah melihat dan menikmati suasana pantai mutiara, menteri kelauatan dan perikanan susi meminta agar bibir panti mutiara menjadi kawasan wisata ekotorisme, dan kedepannya lebih d jaga kelestarian alam dan batu karangnya. karena pantai tersebut dinilai pantai yang masih alami dan bersih.
Setelah menelusuri bibir pantai, menteri susi langsung ke lokasi kampung nelayan dan berdialog dengan nelayan, dalam dialognya, menteri susi meminta agar para nelayan tidak mengambil benih nener dan meminta agar mata jaring yang digunakan lebih besar, agar benih ikan tidak ikut terkena jaring nelayan.
Sementara, salah satu nelayan , supani, mengatakan, dulunya ikan tuna masih bisa ditemui di dalam teluk prigi, namun sekarang sudah tidak ada lagi, bahkan jika ingin mengangkap ikan tuna harus ke tengah laut.
Berkaca dari kondisi ekosistem laut di Kawasan teluk prigi tersebut, Menteri Susi menekankan agar nelayan dan warga turut menjaga keseimbangan ekosistem yang ada, pihaknya juga meminta agar para nelayan untuk tidak membuat rumpon, dan jika ingin menangkap ikan nelayan wajib memakai mata jaring yang lebih besar dari benih ikan.
Views: 0
















