TRENGGALEK, bioztv.id – Sejumlah peserta Ujian Akhir Semester Berstandar Nasional (UASBN) Tunanetra yang ada di SDLB Kemala Bhayangkari Trenggalek, Jawa Timur, keluhkan terlalu panjangnya naskah ujian. Pasalnya dari masing masing soal mata pelajaran ada yang mencapai 30 lembar, sehingga menyulitkan mereka dalam pengerjaannya.
Sedikitnya ada tiga siswa SDLB Kemala Bhayangkari Trenggalek yang menjadi peserta UASBN kali ini. Ketiga peserta tersebut terdiri dari dua tuna netra dan satu tuna daksa. meskipun memiliki keterbatasan fisik, mereka tampak memiliki semangat yang tinggi untuk mengikuti seluruh tahapan ujian dai awal hingga akhir.
Salah seorang pelajar tuna netra di SDLB Kemala Bhayangkari Trenggalek Imam Ma’ruf mengatakan, Akibat soal yang terlalu panjang membutuhkan waktu lebih lama untuk membaca, terlebih soal yang diujikan menggunakan huruf braille, sehingga untuk membaca seluruh soal memerlukan waktu yang lama.
Sementara salah seorang pengajar SDLB Kemala Bhayangkari I Trenggalek Lindarti, mengatakan, bahwa tidak ada kendala yang berarti dalam proses ujian kali ini, hanya saja sejumlah peserta mengeluh tentang soal ujian yang terlalu panjang. pihaknya berharap, ke depan tim pembuat soal ujian agar melakukan evaluasi dan kajian yang lebih mendalam, sehingga soal untuk tuna netra tidak terlalu panjang, karena mereka mengandalkan rabaan dan daya ingat saja.
Views: 0
















