Mengintip Kesakralan Prosesi Ritual Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek Ke 824

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Peringati hari ulang tahun yang ke 824 tahun, Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali gelar kirab pusaka keliling kota dan arak arakan kereta kencana purba wasesa, serta ritual peringatan hari jadi di pendopo manggala praja nugraha. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tanggal 31 agustus pada setiap tahunnya.

Prosesi Kirab pusaka hari jadi Kabupaten Trenggalek ini diawali dari pengambilan pusaka yang dititipkan di Desa Kamulan Kecamatan Durenan, dari lokasi tersebut dua pusaka yang berupa tombak kyai korowelang beserta panji panji diarak menuju pusat kota, dan diserah terimakan kepada Bupati Trenggalek di Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek untuk kembali disimpan.

Selain serah terima pusaka, pada prosesi ritual hari jadi ini juga menyajikan sejumlah tari-tarian tradisional dengan di iringi musik gamelan khas jawa, Selanjutnya juga dilakukan pembacaan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mengatakan, bahwa tradisi kirab pusaka dan ritual hari jadi ini merupakan wujud dari pelestarian budaya yang sudah ada sejak ratusan tahun silam. Oleh karena itu warisan seni budaya ini harus tetap dilestarikan agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang.

Sebelumnya diketahui bahwa, pada prosesi arak arakan keliling seputaran kota Trenggalek ini, Bupati Trenggalek Emil elstianto dardak  dan istrinya arumi bachsin diarak menggunakan kereta kencan dengan 8 kuda, yang didatangkan langsung dari keraton Surakarta solo, Selain itu juga diiringi oleh prajurit keratin  dan fashion show pasukan garuda yang didatangkan ari luar kota.

Sesampainya di Desa Kamulan, kedua pusaka beserta panji panji kebesaran Kabupaten Trenggalek akan menginap selama satu malam. Selanjutnya pusaka tersebut akan dikirab menuju pendopo manggala praja nugraha Kabupaten Trenggalek keesokan harinya tepat pada 31 agustus pagi hari.

Views: 8