TRENGGALEK, bioztv.id – Puncak peringatan hari ulang tahun trenggalek ke 824, warga trenggalek tidak bisa menyaksikan kemeriahan pesta kembang api seperti tahub tahun sebelumnya, pasalnya, pada tahun ini pemerintah daerah dan panitia sepakat untuk meniadakan kembang api, dan akan menggantinya pada moment acara yang lainnya.
Berdasarkan keterangan Bupati Trenggalek, salah satu alasan ditiadakannya acara pesta kembang api adalah, adanya musibah yang baru saja melanda pedagang pasar pon, yang lapak dan barang dagangannya hangus terbakar pada beberapa waktu lalu. oleh karena itu sebagai wujud keprihatinan atas kejadian tersebut, pada hari jadi tahun ini pesta kembang api tidak dilakukan.
Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak menjelaskan, meski tidak ada kembang api, namun pada malam puncak hari jadi ke 824 warga trenggalek masih bisa menyaksikan hiburan tradisional berupa pagelaran wayang kulit semalam suntuk di alun alun bersama Dalang Ki Mantep Sudarsono dan pelawak Cak Kirun Cs.
Sebelumnya diketahui bahwa, prosesi pesta kembang api pada puncak hari jadi merupakan salah satu moment yang ditunggu tunggu oleh ribuan warga Trenggalek, pesta kembag api ini biasanya dilaksanakan pada tanggal 31 agustus malam hari, sesaat sebelum dilaksanakannya pagelaran wayang kulit.
Views: 1

















