TRENGGALEK, bioztv.id – Kondisi lingkungan Desa Stunting di Kabupaten Trenggalek ternyata cukup memprihatinkan, pasalnya, Rumah warga di daerah yang terdampak stunting tersebut mayoritas tidak memiliki MCK yang layak dan minim ketersediaan air bersih, selain itu kondisi kebersihan rumahnya juga kurang layak bagi anak anak.
Kondisi lingkungan terbukti menjadi salah satu pemicu munculnya stunting, seperti halnya yang terjadi di Desa Kayen Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek Jawa Timur. Daerah ini merupakan salah satu Desa di Kabupaten Trengalek dengan angka stunting paling parah dibanding Desa stunting lainnya. Sementara itu kondisi daerah tersbut diketahui sangat minim MCK dan Air Bersih. Sedangkan kondisi kebersihan lingkungannya juga dinilai masih kurang.
Menanggapi kondisi lingkungan Desa Stunting ini, PLT Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin Menerangakan, Berdasarkan pengakuan warga menyebutkan bahwa mereka tidak memiliki MCK dirumahnya dan air bersih juga sangat minim. Sedangkan rumah warga yang terdampak stunting kondisi lantainya juga masih berupa tanah, sehingga beberapa hal tersebut bisa memicu timbulnya stunting. Oleh karena itu Mas Ipin mengaku akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pemberantasan stunting ini bersama steakholder terkait.
Sebelumnya diketahui bahwa, 10 Desa di Kabupaten Trenggalek telah ditetapkan sebagai Desa Stunting oleh Pemerintah Pusat, Desa Stunting sendiri merupakan Desa yang memeiliki masalah Gizi Kronis, yang disebabkan oleh kurangnya asupan Gizi dalam waktu yang lama, selain itu stunting juga bisa disebabkan oleh kondisi kebersihan lingkungan. Stunting sendiri sebenarnya terjadi sejak bayi dalam kandungan, dan baru terlihat saat bayi berumur sekitar 2 tahun.
Views: 0
















