TRENGGALEK, bioztv.id – DPRD Trenggalek mendorong pemerintah daerah mengalokasikan minimal Rp100 miliar untuk pembangunan jalan, jembatan, dan jaringan irigasi pada 2027.
Dorongan tersebut muncul dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027. DPRD menilai peningkatan anggaran infrastruktur penting untuk memperbaiki konektivitas antarwilayah dan mendukung ketahanan pangan.
Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menegaskan legislatif akan mengawal peningkatan alokasi belanja modal. DPRD ingin APBD memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Untuk jalan, jembatan dan juga irigasi minimal harus Rp100 miliar,” tegas Doding di Gedung DPRD Trenggalek.
DPRD Targetkan Belanja Modal Capai 29 Persen
Doding menjelaskan, Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melakukan sejumlah simulasi anggaran.
Dalam pembahasan tersebut, DPRD mendorong porsi belanja modal infrastruktur mencapai 28 hingga 29 persen dari total belanja daerah.
Namun, perhitungan sementara masih menunjukkan kekurangan sekitar Rp13 miliar untuk memenuhi alokasi yang diharapkan.
Karena itu, Banggar meminta Pemkab Trenggalek mengevaluasi belanja operasional. Pemerintah daerah perlu menekan pos pengeluaran yang kurang produktif untuk memperkuat anggaran infrastruktur.
UPT PUPR Mendapat Tambahan Anggaran Rp4,2 Miliar
Selain mendorong anggaran pembangunan fisik, DPRD juga memperkuat pembiayaan perawatan rutin. Langkah ini bertujuan mempercepat penanganan kerusakan ringan tanpa harus menunggu proses lelang.
DPRD menyetujui tambahan anggaran sekitar Rp4,2 miliar untuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PUPR di wilayah kecamatan.
Doding menjelaskan, anggaran tersebut khusus mendukung pekerjaan pemeliharaan rutin. Petugas UPT dapat menggunakannya untuk menambal jalan berlubang dan menangani kerusakan ringan lainnya.
“UPT itu untuk khusus perbaikan rutin, nembel-nembel dan sebagainya. Itu kemarin juga kita tambahi anggarannya sekitar Rp4,2 miliar,” terang Doding.
Tambahan anggaran tersebut diharapkan mempercepat respons terhadap keluhan masyarakat. Termasuk kerusakan jalan dan gangguan saluran irigasi yang berdampak pada aktivitas petani.(CIA)
Views: 3

















