TRENGGALEK, bioztv.id – Jagat media sosial di Trenggalek mendadak heboh setelah video dua remaja yang diduga masih di bawah umur beredar di kawasan Balai Kota Kecamatan Panggul. Video yang menyebar luas di berbagai platform itu memicu beragam reaksi sekaligus keresahan masyarakat.
Menanggapi situasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Trenggalek, Purwo Edi Prawito, memastikan pihaknya langsung bergerak cepat menindaklanjuti temuan di lapangan.
Purwo menjelaskan, petugas menerima informasi itu dari laporan masyarakat maupun hasil pemantauan internal tim di media sosial.
“Selaku Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Trenggalek, kami sudah menerima laporan masyarakat maupun temuan internal. Tentu kami segera menindaklanjuti hal ini,” tegas Purwo.
Menurutnya, kejadian itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut ketertiban umum sekaligus perlindungan anak di ruang publik.
Satpol PP Perketat Patroli
Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Satpol PP Trenggalek akan mengintensifkan patroli Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas). Petugas akan memprioritaskan penyisiran di sejumlah lokasi yang selama ini sering menjadi tempat berkumpul remaja.
Patroli rutin tersebut akan menyasar area publik yang rawan menjadi lokasi nongkrong di luar jam sekolah.
“Kami akan menyisir daerah-daerah lain untuk memastikan ketertiban tetap terjaga, sehingga tidak ada lagi kejadian yang mencoreng ruang publik,” ujarnya.
Sweeping Pelajar Bolos Jadi Prioritas
Selain patroli umum, Satpol PP juga berencana menggencarkan sweeping terhadap pelajar. Petugas akan menyasar siswa yang kedapatan keluyuran di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
Langkah tegas itu menjadi bagian dari pengawasan rutin untuk menjaga disiplin generasi muda di Trenggalek.
“Kami akan melakukan sweeping, termasuk menyasar anak sekolah agar mereka tidak bolos dan tidak melakukan hal-hal negatif di tempat terbuka,” jelas Purwo.
Satpol PP Gandeng Sekolah dan Orang Tua
Tak hanya mengandalkan patroli lapangan, Satpol PP juga akan menggandeng pihak sekolah dan instansi terkait untuk memperketat pengawasan aktivitas pelajar. Pemerintah berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak perda mampu mencegah perilaku menyimpang di kalangan remaja.
Purwo menilai pengaruh media sosial saat ini sangat besar dalam membentuk perilaku anak muda. Karena itu, pengawasan lingkungan menjadi benteng utama bagi mereka.
Warga Diminta Tidak Sebarkan Identitas Anak
Di tengah viralnya video tersebut, Purwo juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial. Ia meminta warga menghentikan penyebaran identitas maupun informasi pribadi anak yang muncul dalam video tersebut.
“Hal yang paling krusial adalah masyarakat jangan sampai menyebarkan identitas anak di bawah umur. Ini menyangkut privasi dan masa depan mereka yang masih panjang,” imbuhnya.
Kasus viral di kawasan Balai Kota Panggul ini kini menjadi perhatian publik Trenggalek. Pemerintah daerah berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menjaga etika bermedia sosial sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas remaja di ruang terbuka.(CIA)
Views: 12
















