TRENGGALEK, bioztv.id – Di tengah memanasnya suhu politik menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Jawa Timur, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Trenggalek memilih menurunkan tensi politik dengan aksi lingkungan nyata. Puluhan kader PKB turun langsung ke kawasan Gunung Jaas atau Hutan Kota (Huko) Trenggalek untuk menanam pohon, Minggu (21/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, PKB Trenggalek menanam berbagai jenis bibit, mulai dari pohon pelindung seperti trembesi hingga tanaman produktif berupa nangka, mente, dan aneka buah-buahan. DPC PKB Trenggalek menjalankan aksi ini sebagai bagian dari rangkaian penyambutan Muswil PKB Jawa Timur sekaligus melaksanakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim.
menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelengkap agenda politik. Ia menilai aksi menanam pohon sebagai bentuk nyata konsistensi PKB dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami melaksanakan penanaman pohon hari ini sesuai arahan DPW PKB Jawa Timur. Kami sengaja memilih jenis pohon yang beragam, mulai dari pohon pelindung hingga tanaman buah yang kelak memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Sukarodin di sela kegiatan.
Tegaskan Identitas PKB sebagai Green Party
Sukarodin menambahkan, melalui aksi ini PKB Trenggalek sekaligus menegaskan jati diri partai sebagai partai hijau (Green Party). Ia menyebut gagasan tersebut bukan wacana baru, melainkan visi yang sejak lama diperjuangkan oleh pendiri PKB sekaligus Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
“PKB mencintai alam. Gus Dur sudah mencanangkan PKB sebagai Green Party sejak 27 Februari 2007. Jadi, menanam pohon adalah identitas kami, bukan sekadar tren sesaat,” tegasnya.
Ia menilai isu lingkungan harus diwujudkan dalam aksi konkret yang masyarakat rasakan langsung, bukan berhenti sebagai slogan politik.
Dari Aksi Lapangan ke Program Tahunan
Lebih lanjut, DPC PKB Trenggalek berkomitmen menjadikan kegiatan penghijauan ini sebagai program rutin tahunan. Sukarodin menyatakan pihaknya akan memperluas gerakan tanam pohon ke berbagai wilayah di Trenggalek, terutama daerah rawan longsor dan bencana alam.
“Kami tidak menjadikan ini kegiatan seremonial. Kami akan menjalankannya secara rutin setiap tahun. Kami juga mendorong seluruh DPAC PKB di kecamatan agar melakukan aksi serupa di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Melalui langkah ini, PKB Trenggalek ingin memperkuat upaya mitigasi bencana sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di daerah perbukitan Trenggalek.
Bangun Kesadaran Lingkungan Bersama
Sukarodin berharap aksi yang PKB lakukan mampu memicu kesadaran kolektif masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan. Menurutnya, pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah.
“Kami ingin memberi contoh bahwa menjaga lingkungan itu penting. Hijau bukan sekadar warna partai atau kegiatan hari ini, tapi investasi masa depan anak cucu kita di Trenggalek,” pungkasnya.(CIA)
Views: 46
















