Crew Lengkap Petinggi PBNU Sambangi Istana Presiden, Temui Prabowo Bahas Strategi Besar

oleh
oleh

JAKARTA, bioztv.idPresiden Prabowo Subianto menerima kunjungan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/2/2025).

Dalam pertemuan penuh kehangatan itu, PBNU melaporkan rangkaian agenda peringatan Hari Lahir (Harlah) NU, termasuk sarasehan ulama yang akan membahas konsep Asta Cita. Namun, lebih dari sekadar peringatan, pertemuan ini juga membuka diskusi strategis tentang masa depan bangsa.

Ketua Umum PBNU KH.Yahya Cholil Staquf menuturkan, Presiden Prabowo menunjukkan perhatian besar terhadap Asta Cita, sebuah visi yang mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam pembangunan nasional. Bahkan, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan agar buku terkait Asta Cita dikirimkan kepada para peserta sarasehan.

“Bahkan beliau memerintahkan agar paket buku mengenai Asta Cita dikirimkan kepada peserta sarasehan besok,” ungkap Yahya Dikutip dari situs presidenri.go.id.

Namun, inti pertemuan ini bukan sekadar diskusi tentang buku dan kajian keislaman. Presiden Prabowo turut menyoroti kekayaan alam Indonesia yang harus dikelola dengan lebih baik demi kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan pentingnya memastikan sumber daya negara tidak hanya menjadi komoditas ekspor, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kecil.

“Bapak Presiden menyampaikan secara rinci bagaimana banyak kekayaan negeri ini yang harus diselamatkan. Beliau ingin agar kekayaan ini bisa difokuskan untuk membantu rakyat, terutama mereka yang paling membutuhkan,” jelas Yahya.

PBNU pun menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda pemerintah. Dengan jaringan luas di seluruh Indonesia, NU siap bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai program strategis, terutama di bidang sosial dan kesejahteraan.

“Nahdlatul Ulama memiliki pengalaman dalam melaksanakan program nasional dengan efektif. Kami siap berkontribusi dalam mendukung agenda pemerintah,” tambahnya.

PBNU juga melaporkan sejumlah kerja sama yang telah berjalan dengan berbagai kementerian, mulai dari program penanggulangan stunting dengan Kementerian Kesehatan hingga program ketahanan keluarga bersama Kementerian Agama. Organisasi Islam terbesar di Indonesia ini berharap sinergi tersebut terus diperkuat untuk menciptakan dampak yang lebih luas.

“Mudah-mudahan atmosfer dan kerja sama ini bisa terus berkembang agar makin produktif dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Yahya.

Kunjungan PBNU ke Istana Merdeka ini semakin mempertegas hubungan erat antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama dalam membangun bangsa. Dengan visi yang sejalan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat, sinergi antara NU dan pemerintahan Prabowo diharapkan dapat membawa perubahan nyata bagi Indonesia.

Dalam pertemuan ini, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(DAN)

Views: 1