Fakta Baru Mayat dalam Koper di Ngawi, Kepalanya di temukan di Trengalek Terbungkus Seperti paket

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Kasus mutilasi yang mengguncang Jawa Timur terus menguak fakta-fakta mengerikan. Setelah tubuh korban ditemukan dalam koper di Ngawi, polisi akhirnya menemukan kepala korban yang terbungkus rapi seperti packing paket di Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Minggu (26/1). Sangking rapinya, kepala korban tidak mengeluarkan bau.

Bungkusan Kepala yang Mengecoh

Penemuan kepala korban mutilasi ini cukup mengagetkan. Pasalnya kepala tersebut ditemukan di dekat jembatan kecil di pinggir jalan.  Saat kepala korban diangkat Tim Inavis, diketahui bahwa kepala tersbeut dibungkus dengan plastik hingga berlapis-lapis dengan sangat rapi. Bungkusan kepala korban hingga menyerupai packing paket dnegan bentuk benda bulat.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, pihaknya membenarkar terkait penemuan kepala korban Mutilasi yang bagian tubuhnya ditemukan di Ngawi. Penemuan itu dilakukan oleh Tim Polda jatim dan Polres Trenggalek.

“Saat ditemukan kepala korban terbungkus plastik berwarna putih,” ujar AKp Eko..

Pihak Polres Trenggalek bersama penyidik Polda Jawa Timur segera mengamankan barang bukti tersebut dan membawanya ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jejak Sadis Mutilasi yang Menghebohkan Publik

Kasus mutilasi ini pertama kali mencuat pada Kamis (23/1) ketika tubuh seorang perempuan tanpa kepala dan tanpa kaki ditemukan dalam koper di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi. Potongan tubuh korban tersebar di beberapa lokasi. Setelah tubuh korban ditemukan di Ngawi, kaki korban ditemukan di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Identitas korban, yang diketahui bernama Uswatun Khasanah (29), ibu muda dua anak asal Blitar, terungkap melalui sidik jari dengan teknologi Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS). Korban diduga tewas akibat kekurangan napas karena cekikan, dengan tanda-tanda kekerasan fisik sebelum meninggal.

Pelaku Ditangkap, Motif Masih Didalami

Terduga pelaku pembunuhan sadis ini adalah Warga Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung yang ditangkap di Madiun saat perjalanan menuju arah Ponorogo oleh Tim Jatanras Polda jatim. Motif pembunuhan diduga berkaitan dengan persoalan pribadi, namun pihak kepolisian masih menyelidiki keterkaitan pelaku dengan lokasi-lokasi penemuan potongan tubuh korban yang tersebar di tiga kabupaten.

Penanganan Kasus yang Menjadi Sorotan

Jenazah korban telah dimakamkan di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jumat (24/1) malam. Keluarga korban masih terpukul atas kejadian tragis ini.

Penemuan kepala korban menjadi titik terang penting dalam kasus ini. Publik terus menantikan langkah-langkah kepolisian untuk menyelesaikan kasus yang telah menggemparkan Jawa Timur ini. Hingga saat ini, kasus mutilasi ini masih dalam proses pengembangan lebih lanjut.(CIA)

Views: 5