BOGOR, bioztv.id – Dalam langkah bersejarah untuk mempererat hubungan bilateral, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri (PM) Jepang, Ishiba Shigeru, menyepakati penguatan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu, (11/1), dengan fokus pada kerja sama ekonomi, energi, pertahanan, dan stabilitas kawasan.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungan PM Ishiba mencerminkan komitmen kuat kedua negara untuk terus mempererat hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun.
“Kunjungan ini mencerminkan komitmen kuat dari kedua pihak untuk mempererat hubungan bilateral dan memperkuat kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Jepang. Kami juga berkomitmen untuk terus mencari bidang-bidang kerja sama yang lebih intensif,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan persnya.
Fokus Kerja Sama Ekonomi dan Energi
Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah peningkatan kerja sama di bidang ekonomi dan energi. PM Ishiba menyatakan dukungan penuh Jepang terhadap upaya Indonesia dalam memastikan pasokan energi yang stabil, khususnya melalui pengembangan energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP), hidrogen, dan amonia.
“Kami ingin mendorong kerja sama di bidang sumber daya dan infrastruktur untuk menjaga jaminan keamanan energi dan dekarbonisasi melalui berbagai jalur,” kata PM Ishiba.
Presiden Prabowo menambahkan bahwa program industrialisasi di Indonesia, terutama di bidang hilirisasi sumber daya alam, menjadi prioritas utama dalam kemitraan ini. Ia secara khusus mengundang Jepang untuk terlibat lebih jauh dalam meningkatkan nilai tambah produk-produk Indonesia sebelum diekspor.
“Kami mengundang Jepang untuk ikut serta dalam program menuju industrialisasi Indonesia, terutama di bidang hilirisasi. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing produk kita di pasar global,” ungkap Presiden Prabowo.
Kolaborasi Pertahanan dan Keamanan Maritim
Dalam bidang pertahanan, kedua negara sepakat membentuk forum diskusi di tingkat praktisi untuk memperkuat kerja sama keamanan maritim. Sebagai langkah nyata, Jepang akan memberikan kapal patroli berkecepatan tinggi kepada Indonesia melalui skema Official Security Assistance (OSA).
“Sudah mencapai kesepakatan pemberian kapal patroli yang berkecepatan tinggi melalui OSA pertama dengan Indonesia, dan menyelenggarakan pertemuan 2 plus 2 sebagai forum Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan,” ungkap PM Ishiba.
Pentingnya Stabilitas di Kawasan Indo-Pasifik
Selain kerja sama bilateral, kedua pemimpin menegaskan pentingnya menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik di tengah dinamika geopolitik global. Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menjalin hubungan baik dengan semua negara guna menciptakan suasana yang kondusif di kawasan.
“Indonesia memiliki keinginan untuk memelihara hubungan baik dengan semua negara dan blok ekonomi. Kami ingin berkontribusi pada suasana yang dapat menurunkan ketegangan di antara negara-negara besar,” tutur Presiden Prabowo.
Langkah Strategis untuk Masa Depan
Kunjungan resmi PM Ishiba diakhiri dengan jamuan santap siang di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor. Dalam kesempatan ini, PM Ishiba memuji keramahan Indonesia yang menurutnya luar biasa.
Dengan kesepakatan strategis yang dicapai dalam kunjungan ini, hubungan Indonesia dan Jepang diharapkan semakin kokoh, tidak hanya dalam konteks bilateral tetapi juga sebagai mitra penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan menghadapi tantangan global.
“Ini adalah sambutan paling luar biasa yang pernah saya alami selama perjalanan saya sebagai pejabat negara. Saya merasa sangat dihormati dan tersentuh oleh keramahan Indonesia,” ucap PM Ishiba.(DAN)
Views: 1

















