Rencana Pembangunan Kampus UIN Satu Tulungagung di Trenggalek Belum Ada Kepastian

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Rencana pembangunan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Satu Tulungagung di Kabupaten Trenggalek masih menunggu kepastian. Meski sudah direncanakan pada Tahun 2023, namun pembahasan masih akan dilanjutkan pada tahun 2024. UIN Satu sudah ajukan hibah tanah ke Pemkab Trenggalek seluas 40 Hektare.

Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek, Edy Soepriyanto, mengatakan bahwa pembahasan mengenai hibah tanah dari Pemkab Trenggalek untuk UIN Satu masih berlangsung.

“Perundingan yang kemarin sudah diajukan akan dilakukan penundaan pembahasan, karena jika akan ditindaklanjuti kemarin sudah di penghujung waktu akhir tahun 2023,” kata Edy.

Edy menjelaskan bahwa Pemkab Trenggalek memiliki lahan yang luas, namun perlu mempertimbangkan site plan dan pemanfaatannya di masa depan.

“Kemarin UIN ajukan hibah seluas 40 hektar. Untuk fasilitasi Pemkab Trenggalek, sekarang masih akan dilakukan pembahasan lebih lanjut berapa luas lahan yang bisa dihibahkan ke UIN,” jelas Edy.

Edy menambahkan bahwa jika pembahasan mengenai hibah tanah selesai tahun ini, pembangunan kampus bisa dimulai tahun ini juga. Namun juga tergantung dari kesiapan pihak kampus juga.

“Rencana awalnya bisa segera ditindaklanjuti pada tahun 2023, tapi pembahasan belum selesai dan akan dilanjutkan pada tahun 2024 ini,” kata Edy.

Sesuai rencana awal, lokasi lahan yang diusulkan untuk pembangunan kampus UIN Satu berada di Desa Botoputih dan Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

“Jadi tidak ada prinsip yang lainnya, nanti kita akan melakukan pembahasan pada tahun 2024. Kita sangat terbuka dengan kegiatan ini,” tandasnya.

Dengan penyelesaian pembahasan pada tahun ini, diharapkan rencana pembangunan kampus UIN SATU di Trenggalek dapat segera terealisasi untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi di daerah tersebut.(CIA)

Views: 50