Rencana Layanan VIP di RSUD Trenggalek dan Relokasi Pedagang Kembali Jadi Sorotan DPRD

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Rencana layanan VIP di RSUD dr.Soedomo Trenggalek kembali menjadi sorotan Komisi 4 DPRD Trenggalek. Legislatif meminta agar tahun ini layanan tersebut segera bisa direalisasikan. Selain itu Komisi 4 juga soroti keberadaan pedagang didepan rumah sakit yang tak kunjung direlokasi ke Food Court yang sudah disediakan.

Dalam upaya pemantauan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024, Komisi 4 DPRD Trenggalek kembali panggil sejumlah OPD yang menjadi mitra kerjanya. Salah satunya yaitu RSUD dr.Soedomo Trenggalek. Poin yang menjadi sorotan utama dari RSUD ini adalah  peningkatan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trenggalek.

Menurut Sukarodin, Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, pertemuan ini bertujuan untuk meninjau progres pembangunan yang telah dilakukan. “Kegiatan hari ini kita sengaja mengundang mitra kerja komisi 4, kaitannya dengan monitoring pelaksanaan APBD tahun 2024,” ujar Sukarodin.

Menurut Sukarodin, Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, pertemuan ini bertujuan untuk meninjau progres pembangunan yang telah dilakukan. “Kegiatan hari ini kita sengaja mengundang mitra kerja komisi 4, kaitannya dengan monitoring pelaksanaan APBD tahun 2024,” ujar Sukarodin.

Salah satu fokus utama dalam pembahasan adalah penggunaan food court yang telah dibangun di belakang RSUD. “Kita minta kaitannya dengan food court yang sudah dibangun di belakang, Ini segera kita minta untuk difungsikan, segera direlokasi kaitannya dengan pedagang yang ada di depan rumah sakit itu,” tegasnya. “Pedagang di depan rumah sakit harus segera direlokasi ke sana.”

Selain itu, upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan RSUD juga menjadi perhatian serius. “Untuk RSUD, kita menginginkan pelayanan VIP yang telah lama menjadi usulan. Yakni dokter spesialis praktek bersama di rumah sakit, seperti punyanya Tulungagung,” tambah Sukarodin.

Meskipun program ini telah diajukan puluhan tahun yang lalu, namun Sukarodin menyatakan komitmennya untuk menghidupkannya kembali.

“Program ini sudah kami usulkan puluhan tahun lalu,” kata Sukarodin. “Insyaallah tahun ini akan mulai beroperasi.” ungkapnya penuh harap.

Lebih lanjut, dalam pertemuan ini juga dibahas rencana peningkatan infrastruktur di sekitar RSUD, termasuk pelebaran jalan dan pengendalian air pada saat hujan dan banjir. Sukarodin mendorong percepatan AMDAL lalin untuk pembangunan gedung depan RSUD.

“AMDAL Lalinnya harus benar, termasuk pelebaran jalan dan seterusnya,” ujarnya. “Tujuannya agar bangunan depan dan belakang RSUD aman dari banjir.” jelas Sukarodin.

Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkrit untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan infrastruktur di Trenggalek.(CIA)

Views: 44