Penanganan Dinilai Lelet, Perangkat Desa Bogoran Terduga Hamil Dluar Nikah Resmi Mundur

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Buntut aksi warga berulang kali gruduk balai desa Bogoran, terduga perangkat desa hamil diluar nikah resmi akhirnya mengundurkan diri. Meski proses penangananan dari desa dinilai lamban, namun warga yang tergabung dalam “Forum Peduli Bogoran” turut berterimakasih kepada pihak terkait yang sudah menangani perkara ini.

Aksi Forum Peduli Bogoran di Balai Desa ini sudah dilakukan selama 3 kali. Tuntutannya, agar oknum terduga perangkat desa hamil diluar nikah bisa dipecat. Jika tidak dipecat, warga meminta agar Kepala Desa Bogoran mengundurkan diri dari jabatannya. Dari ketiga aksi itu, proses penanganan dari pemerintah desa Bogoran diketahui baru dilaksanakan saat ada pemberitahuan pelaksanaan aksi kedua. Artinya, Forum Peduli Bogoran menilai pemerintah desa lelet dalam menangani perkara ini. Namun, setelah ada aksi kedua, oknum perangkat desa yang diduga hamil diluar nikah resmi itu mengundurkan diri. Sehingga Forum kembali menggelar aksi ketiga dan meminta salinan bukti SK dari pengunduran diri tersebut.

Ketua Forum Peduli Bogoran, Nur Salim menyampaikan, karena terduga perangkat desa hamil diluar nikah sudah mengundurkan diri, dan bukti SK nya sudah ada, pihaknya menilai permasalahan ini sudah selesai. Meski proses penanganannya sempat terkesan lelet dan tidak terbuka, namun pihaknya turut berterimakasih terhadap semua pihak yang sudah menangani permasalahan ini.

Nur Salim juga menambahkan, dengan sudah selesainya permasalahan dugaan oknum perangkat desa hamil diluar nikah resmi ini, pihaknya berarap kedepannya tidak ada lagi kasus serupa maupun permasalahan lain di Desa Bogoran. Meski permasalahan ini sudah selesai, jika suatu saat ada permasalahan baru, Forum Peduli Bogoran akan tetap aktif koordinasi dengan pihak terkait.

Views: 122