Mas Ipin, “Jika Ngomong Pertanian Trenggalek Jangan Lupakan Petani Hutan”

oleh
oleh
Mas Ipin, "Jika Ngomong Pertanian Trenggalek Jangan Lupakan Petani Hutan"
Mas Ipin, "Jika Ngomong Pertanian Trenggalek Jangan Lupakan Petani Hutan"

TRENGGALEK, bioztv.id –  Berkaca dari kondisi geografis, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tekankan jika membahas pertanian di daerahnya jangan sampai melupakan petani hutan. Pasalnya, sebagain besar Petani di Trenggalek merupakan petani hutan. Artinya mayoritas petani masih memanfaatkan hutan sebagai lahan pertaniannya.

Saat kukuhkan kepengurusan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sarinah Trenggalek, Bupati berpesan agar dalam pelaksanaan program programnya KWT jangan sampai melupakan pertani Hutan. Berdirinya KWT tingkat kabupaten ini diharapkan menjadi pengungkit para petani wanita di Trenggalek, termasuk petani yang memanfaatkan kawasan hutan sebagai lahan pertaniannya. Terlebih ekstraksi dari hasil hutan telah menghasilkan banyak produk. Salah satunya ekstraksi dari bambu yang mampu menghasilkan berbagai kerajinan.

Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, alias mas Ipin menyampaikan, dengan sinkronisasi program PKK dan KWT, nantinya juga bisa diperbuat melalui berbagai kebijakan. Contohnya instruksi PKK hingga tingga tingkat desa terkait pengurangan penggunaan jamuan dengan kemasan plastuk atau bahan sekali pakai. Kemudian bisa ditindaklanjuti dengan pemanfaatan kemasan berbahan dasar bambu, seperti halnya besek sebagai wadah makanan, gelas dari bambu, sedotan dari bambu dan lain sebagainya.

Mas Ipin juga menambahkan, jika demand-nya sudah bisa banyak, otomastis nantinya pelaku industru juga akan banyak. Contohnya saat ia memberikan bantuan sosial saat pandemi Covid-19, ternyata ditemukan dari satu kecamatan saja ada ratusan wanita yang menekuni sektor kerajinan bambu. terlebih jika nanti potensinya ditingkatkan, maka potensi ekonominya juga diyakini akan lebih besar.

Views: 63