TRENGGALEK, bioztv.id – Ratusan tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Trenggalek akan purna tugas pada Tahun 2022 ini. Untuk memenuhi keterbatasan SDM yang ada, Dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Dikpora) usulkan sekitar 500 P3K baru. Pasanya, saat ini sudah tidak bisa lagi menerima tenaga penunjang non P3K.
Berdasarkan keterangan kepala bidang pemetaan dan pengembangan pendidikan Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Dikpora) Trenggalek, pada tahun 2022 ini ada sekitar 400 guru di kabupaten Trenggalek yang pensiun. Jumlah itu terdiri dari Guru TK, SD, hingga SMP. Sementara itu tenega ditingkat struktural Dikpora ada sekitar 30 hingga 40 orang yang juga pensiun pada tahun ini.
Lebih lanjut Kepala Bidang Pemetaan Dan Pengembangan Pendidikan Dinas Dikpora Trenggalek. Heru Prihandono menjelaskan, dengan berkurangnya SDM akibat purna tugas ini, untuk memenuhi kebutuhan guru pihaknya sudah mengusulkan sekitar 500 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) baru. Usulan ini sesuai dengan kuota yang diberikan badan kepegawaian daerah (BKD) Trenggalek.
Sekedar diketahui bahwa, sesuai surat edaran yang terbit pada 3 Desember 2021 lalu tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pemkab Trenggalek akan hilangkan tenaga penunjang dan honorer yang selama ini sudah bekerja. Masa kerja pegawai non PNS & P3K itu, nantinya akan berakhir pada 22 November 2023. Sementara itu terkait nasih tenaga honorer dan tenaga penunjang yang masih ada hingga saat ini masih akan dicarikan solusi lebih lanjut. Jika memungkinkan, mereka akan turut diusulkan bisa masuk pada perekrutan P3K berikutnya.
Views: 109
















