RENGGALEK, bioztv.id – Rekanan pelaksana pembangunan ruas jalan Karangan-Nglongsor dan ruas jalan Ngampon-Bendo satu grup, Komisi 3 DPRD Trenggalek tekankan perketat pengawasan selama pengerjaan. Pasalnya, hasil pembangunan Jalan di Ngampon-Bendo sudah banyak yang rusak, sehingga komisi 3 tidak ingin hal itu terulang kembali.
Dari hasil rapat kerja antara Komisi 3 DPR DTrenggalek dengan pihak DInas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), diketahui bahwa antara rekanan pelaksana pembangunan jalan Karangan-Nglongsor dengan rekanan yang mengerjakan ruas jalan Ngampon-Bendo memang berbeda perusahaan, namun perusahaan itu ternyata masih satu grup. Berkaca dari hasil pembangunan di ruas jalan Ngampon-Bendo yang dinilai kurang bagus, Komisi 3 tekankan agar kejadian disana tidak terulang lagi di ruas jalan Krangan-Nglongsor. Komisi 3 tekankan agar Dinas PUPR Trenggalek eprketat pengawasan secara berkala.
Ketua Komisi 3 DPR DTrenggalek, Sukarudin menyampaikan, terkait proses pengawasan secara tekhnis, antara konsultan pelaksana dan pengawas lainnya harus benar benar mengawal proses pembangunan ini. Komisi 3 juga mendukung upaya pengawasan yang sudah dilakukan dengan cara uji lab pada setiap tahapan. Secara teori hal ini sudah benar, namun tinggal proses pelaksanaannya saja nanti bagaimana.
Sekedar diketahui bahwa, proses pembangunan ruas Jalan Karangan-Nglongsor ini sudah mulai dikerjakan sejak pertengahan bulan Maret kemarin. Ruas jalan yang diperbaiki ini sepanjang 1,6 Kilometer dengan anggaran sekitar 3,4 Miliar rupiah. Sesuai kontrak kerja, pembangunan jalan ini akan dilakukan selama 160 hari, yaitu terhitung sejak 17 Februari 2021 dan akan berkahir pada pertengahan bulan Juli 2021.
Views: 1

















