ADD Tidak Terpotong Refokusing, AKD & PPDI Trenggalek Gagalkan Rencana Turun Jalan

oleh
oleh
Alokasi dana desa (ADD) positif tidak terdampak refokusing anggaran penanganan pandemi Covid-19, Ketua asosiasi kepala desa (AKD) dan persatuan perangkat desa indonesia (PPDI) Kabupaten Trenggalek pastikan tidak ada aksi turun jalan. Ia juga turut mengapresiasi pemerintah daerah yang peduli terhadap aspirasi Pemerintah Desa.
Alokasi dana desa (ADD) positif tidak terdampak refokusing anggaran penanganan pandemi Covid-19, Ketua asosiasi kepala desa (AKD) dan persatuan perangkat desa indonesia (PPDI) Kabupaten Trenggalek pastikan tidak ada aksi turun jalan. Ia juga turut mengapresiasi pemerintah daerah yang peduli terhadap aspirasi Pemerintah Desa.

TRENGGALEK, bioztv.id – Alokasi dana desa (ADD) positif tidak terdampak refokusing anggaran penanganan pandemi Covid-19, Ketua asosiasi kepala desa (AKD) dan persatuan perangkat desa indonesia (PPDI) Kabupaten Trenggalek pastikan tidak ada aksi turun jalan. Ia juga turut mengapresiasi pemerintah daerah yang peduli terhadap aspirasi Pemerintah Desa.

Menurut keterangan ketua asoasiasi Kepala Desa (AKD) kabupaten Trenggalek, dari informasi yang ia terima pada 12 April, DPRD Trenggalek sudah positif meminta tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) agar tidak memotong ADD. Permintaan DPRD itu juga sudah disanggupi oleh TAPD, sehingga pada refokusing anggaran tahun ini ADD tidak jadi terpotong.

Lebih lanjut ketua AKD Trenggalek, Puryono menyampaikan, pihaknya turut berterimakasih kepada Bupati Trenggalek, TAPD dan DPRD yang sudah mendengar aspirasi Pemerintah desa. Atas tidak dipotongnya ADD ini, Puryono juga menilai rekonsiliasi anggaran ini sangat bagus. Dengan dipenuhinya aspirasi ini, Ia juga menegaskan jika AKD maupun PPDI Trenggalek tidak akan turun jalan.

Sebelumnya diketahui bahwa, tolak rencana refokusing anggaran alokasi dana desa (ADD) untuk penanganan Covid-19, Puluhan perangkat dan Kepala Desa di Trenggalek gruduk kantor DPRD.  Mereka meminta Pemerintah Daerah batalkan rencana itu. Jika tidak, para perangkat dan kepala desa se Trenggalek itu akan mogok kerja hingga menggelar aksi turun jalan.

Views: 0