TRENGGALEK, bioztv.id – Terdampak bencana tanah gerak, Sejumlah warga di Desa Pringapus Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, terpaksa harus kosongkan rumahnya. Pasalnya, akibat bencana tanah gerak ini kondisi rumah mereka mengalami ambles hingga 50 sentimeter, dan retakan yang cukup parah.
Menurut pengakuan korban tanah gerak, kondisi retakan di lingkungan RT 02/RW 01, Desa Pringapus ini sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir, berawal dari retakan kecil disekitar rumahnya, hingga merembet ke tembok rumah. Namun sejak musm penghujan tiba kondisi retakan pada tembok rumah semakin besar, hingga sekitar 10 sentimeter, bahkan pondasi rumah juga ada yang putus di beberapa bagian. Selain itu, kondisi lantai rumah juga miring, dan halaman belakang rumah juga ambles hingga 50 sentimeter.
Salah satu korban yang saat ini meninggal rumahnya, Giyo menyampaikaan, dirinya sudah meninggalkan rumahnya sejak sekitar 15 hari lalu, namun kondisinya bertambah terparah pada 4 maret kemarin, pasca hujan lebat mengguyur daerahnya. Saat ini dirinya memilih tinggal dirumah anaknya, karena kondisi rumahnya semakin mengkhawatirkan. Akibat kejadian ini istrinya juga jatuh sakit hingga mengalami stroke.
Perlu diketahui bahwa, sedikitnya ada 6 rumah warga RT 02/RW 01, Desa Pringapus yang mengalami kerusakan cukup parah akibat tanah bergerak, enam rumah warga tersebut adalah milik Giyo, Rasyid, Yanto, Pujiono, Wardi, dan Sukinem. Dari ke-enam rumah tersebut dua diantaranya sudah dikosongkan karena tidak berani menempatinya lagi.
Views: 0
















