TRENGGALEK, bioztv.id – Hanya demi mendapatkan pulsa, pemuda asal Desa Banaran Kecamatan Tugu nekat gunakan akun WhatsApp palsu untuk merayu gadis SMA agar membuat video porno hingga mengancam akan memviralkan video tersebut jika tidak mau mengiriminya pulsa.
Menurut pengakuan tersangka Lukman Kurniawan, pemuda asal Desa Banaran Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, aksi pemerasan terhadap Korban A, yang merupakan salah satu pelajar tingkat SMA asal Kecamatan Watulimo ini, dilakukan dengan cara membuat akun WhatsApp palsu menggunaka foto profil pria tampan yang diambil dari internet. Selanjutnya dirinya berusaha merayu dan mengaku bisa membantu mengabulkan beberapa permintaan korban apabila korban mau membuat video porno dan mengirimkannya ke tersangka. Sedangkan salah satu video tersebut memperagakan saat korban masturbasi menggunakan mentimun.
Lebih lanjut tersangka Lukman Kurniawan menyampaikan, setelah dirinya mendapat kiriman video porno korban, selanjutnya dirinya meminta pulsa antara 30.000 hingga 100.000, permintaan pulsa tersebut dilakukan secara berulang hingga 8 kali. Jika korban tidak mau mengirim pulsa, maka tersangka mengancam akan menyebarkan video porno tersebut ke media social.
Tersangka lukman juga menambahkan, aksi pemerasan dengan modus penyebaran video porno ini baru dilakukan terhadap korban A saja. Meski demikian pihak kepolisian resort Trenggalek masih terus mengembangkan kasus ini. Dari hasil pengembangan tersebut tidak menutup kemungkinan akan ada korban baru ataupun tersangka baru dalam kasus ini.
Views: 8

















