M Nur Arifin, “Mobilisasi Material Menjadi Tantangan TMMD 105 Di Trenggalek”

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Lokasi kegiatan tentara manunggal masuk desa (TMMD) ke 105 pada tahun 2019 ini memiliki tantangan tersendiri dalam hal mobilisasi material, pasalnya, lokasi tersebut berada di pelosok yang kondisi geografisnya tidak memungkinkan kendaraan pengangkut material bisa menjangkau.

Menurut keterangan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dari hasil koordinasi dengan TNI dan pihak terkait, kegiatan rabat jalan penghubung antar desa Dompyong dan Desa Semurup ini memang terkendala dengan mobilisasi material, karena lokasinya tidak bisa dijangkau oleh mobil, sehingga proses pengangkutan material ke lokasi harus diangkut secara manual.

Dengan nada bercanda, mochamad Nur Arifin juga mengatakan, karena kondisi geografis yang ada, untuk mobilisasi material Jika biasanya cukup dilakukan dengan power stering, namun sekarang harus dilakukan dengan power sepiring, mengandalkan tenaga manusia.

Nur Arifin juga menambahkan, dengan adanya TMMD ini pemerintah daerah sangat terbantu dalam hal pembangunan, khususnya di daerah pelosok. Kedepannya pihaknya juga akan meninventarisir lokasi mana yang lebih cocok jika dilakukan dengan cara swakelola, agar proses pembangunannya bisa lebih efektif.

Views: 0