TRENGGALEK, bioztv.id – Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) milik RSUD dr. Soedomo Trenggalek mengalami insiden serius. Puluhan panel surya yang terpasang di atap lantai 3 gedung rumah sakit mendadak runtuh pada Senin (21/7). Panel-panel tersebut jatuh menimpa bangunan musala, gudang eks kantor Dinas Kesehatan, serta dua unit sepeda motor milik karyawan.
Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden ini menimbulkan pertanyaan terkait aspek keamanan dan kualitas konstruksi instalasi panel surya. Terlebih, perangkat tersebut merupakan bantuan dari kementerian pusat. Pihak rumah sakit menyatakan sedang melakukan kajian mendalam atas peristiwa ini.
Dengan daya listrik mencapai 40.000 watt, panel surya yang dipasang sejak tahun 2020 ini diketahui selama ini berfungsi baik. Perangkat tersebut mampu menyuplai sekitar 30 hingga 40 persen kebutuhan listrik gedung RSUD.
“Kami masih melakukan kajian kenapa bisa sampai runtuh dari lantai 3. Ini merupakan hibah dari Kementerian ESDM pada tahun 2020 lalu,” ujar Humas RSUD, Sujiono.
Menurut Sujiono, panel surya yang terpasang di dua lokasi tersebut menyuplai listrik untuk peralatan vital rumah sakit. Contohnya seperti pendingin ruangan (AC), pemanas air, hingga lift yang harus aktif selama 24 jam. Ini menjadi solusi energi yang sangat membantu, mengingat rumah sakit tidak bisa bergantung sepenuhnya pada PLN.
Menurut Sujiono, insiden ini berdampak langsung pada beberapa fasilitas. Panel surya jatuh menimpa musala eks kantor Dinas Kesehatan, gudang barang eks Dinas Kesehatan, dan dua sepeda motor milik karyawan.
“Namun, dua motor itu sudah diperbaiki. Untuk kerusakan lainnya masih dalam proses kajian ulang,” lanjutnya.
Ada sekitar 50 lembar panel surya yang terpasang di gedung lama, dan di antaranya dilaporkan runtuh dalam insiden ini. Meskipun demikian, aliran listrik di RSUD tidak terganggu karena telah dialihkan ke suplai utama dari PLN.
“Kami akan melakukan analisis menyeluruh untuk menentukan bagian mana yang rusak dan mana yang masih bisa berfungsi kembali,” pungkas Sujiono.(CIA)
Views: 178

















