TRENGGALEK, bioztv.id – Upaya warga untuk menyelamatkan akses jalan penghubung Kecamatan Watulimo dan Kampak di Desa Gemaharjo akhirnya menemui jalan buntu. Setelah berhari-hari berusaha mempertahankan kondisi jalan agar tetap bisa dilalui, kini warga harus menerima kenyataan bahwa lubang yang terus membesar telah menutup sepenuhnya akses kendaraan roda empat.
Teguh Santoso, salah satu warga yang ikut berupaya menyelamatkan jalan tersebut, menceritakan bagaimana lubang kecil yang muncul beberapa waktu lalu, kini telah berubah menjadi lubang menganga selebar sekitar 1,5 meter.
Sejak awal muncul lubang kecil, warga sudah berinisiatif memberikan tanda peringatan dengan menanam pohon pisang di sekitar lubang guna mencegah pengendara terperosok.
“Awalnya itu hanya lubang kecil, tapi semakin hari makin besar. Warga sudah memberi tanda pakai pohon pisang supaya pengendara lebih waspada,” ujar Teguh.
Selain itu warga jugs sempat berusaha memperlebar jalan dengan menggusur sebagian tebing di sisi jalan agar kendaraan roda 4 masih bisa lewat.
“Tapi ternyata sekarang lubangnya makin lebar, sudah tidak bisa dilewati roda empat sama sekali,” imbuh Teguh.
Jalan ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Watulimo dengan Kampak, sekaligus menjadi rute alternatif bagi warga Watulimo yang hendak menuju Kota Trenggalek.
Dengan kondisi jalan yang kini tak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih sempit dan berliku, yakni melalui jalan di dekat Balai Desa Gemaharjo. Namun untuk kendaraan roda 2 masih bisa melintasi jalan ini.
“Sekarang mobil-mobil harus lewat jalan pintas yang lebih sempit, lewat arah Balai Desa Gemaharjo ke barat, baru tembus ke jalur Watulimo-Kampak. Tapi ya, jalannya lebih sulit dilalui,” tambah Teguh.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut sebelum kerusakan semakin meluas dan berisiko mengisolasi akses utama warga. Hingga kini, mereka hanya bisa menunggu langkah konkret dari pihak terkait agar jalur vital ini dapat segera kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
“Semoga segera ada tindakan dari pemerintah, supaya aksesnya kembali lancar,” pungkasnya.(CIA)
Views: 3
















