TRENGGALEK, bioztv.id – Pastikan kesehatan kambing kurban menjelang hari raya idul adha, masyarakat dihimbau selektif dalam memilih hewan ternak. Salah satunya harus memastikan kambing kurban terbebas dari penyakit Peste de Petits Ruminant (PPR). Gejala awal penyakit ini bisa mata belekan, demam, diare, hingga keluar lendir dari hidung.
Peste de Petits Ruminant (PPR) adalah penyakit berbahaya yang dapat menyerang ruminan kecil, baik itu domestik maupun liar. Diantaranya seperti kambing dan domba. Penyakit ini berasal dari afrika dan sudah masuk asia tenggara, diikhawatirkan juga masuk ke Indonesia. Masa inkubasi PPR antara 3-6 hari. Gejala klinisnya meliputi demam tinggi (40-41oC), keluar leleran dari hidung, mata berair, batuk, sesak nafas, diare profus, muncul edema (benjolan berisi cairan), dan stomatitis mirip dengan PMK. PPR dapat menyebabkan sakit pada kambing atau domba dengan potrensi kematian antara 80-100%.
Kepala bidang kesehatan hewan dan kesehatan veteriner dinas peternakan Kabupaten Trenggalek, Ririn Heristiyani, untuk kasus penularan PPR di kabupaten Trenggalek hingga saat ini belum ada, bahkan di Indonesia juga belum di temukan. Namun untuk antisipasi penularan harus diwaspadai sejak dini. Terlebih vaksin penyakit PPR ini juga belum ada.
Sesuai hasil penelitian, penyakit PPR ini tidak memiliki vektor atau agen penular penyakit. Penularan PPR biasanya dari aerosol atau kontak langsung dengan hewan terinfeksi PPR. Penularan dapat terjadi secara tidak langsung melalui pakan, air minum, kandang, dan peralatan kandang. Diagnosis PPR dilakukan berdasarkan pengamatan gejala klinis dan data historis terkait asal usul ternak. Namun, untuk mendapatkan diagnosis definitif harus dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Views: 49

















