TRENGGALEK, bioztv.id – Minyak goreng bersubsidi MinyaKita mulai langka di pasaran, Menteri Perdagangan republik Indonesia (RI) akan tambah pasokan di pasar. Meski demikian pihaknya lakukan pembatasan jumlah pembelian. Selain itu penjualan secara online juga tidak diperbolehkan. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas minyak kita dipasaran.
Kelangkaan MinyaKita hampir terjadi secara menyeluh diberbagai daerah, salah satunya di kabupaten Trenggalek. Langkanya Minyakita di salah satu Grosir Minyak Goreng terbesar di Trenggalek sudah terjadi sejak sekitar sebulan terakhir. Kelangkaan itu terjadi sejak akhir bulan Desember 2022 lalu hingga saat ini. Disisi lain kondisi stok minyak curah saat ini juga sangat terbatas.
Menanggapi kondisi Minyakita ini, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli hasan menyampaikan, Meunyak gorang merk Minyakita memang kualitasnya bagus, kemasannya bagus, sehingga harganya juga bagus. Karena banyak diminati warga, akhirnya kondisi yang premium turun. Terlebih minyakita juga ramai diperjualbelikan secara online. Jika semuanya pindah ke minyakita maka stok barang juga akan berkurang.
Lebih lanjt Zulkifli menyampaikan, langkah pertama untuk menangani kelangkaan minyakita ini, pihaknya akan menambah jumlah stok dipasaran. Kemudian akan dilakukan pelarangan pembelian dalam jumlah banyak. Setiap warga yang beli akan dibatasi maksimal 10 liter atau 10 Kilogram dan harus menggunakan KTP. Selain itu juga tidak diperbolehkan melakukan penjualan secara online. Artinya, penjualan secara online akan dikurangi dan akan fokus pada penambahan pasokan di pasar pasar. Kondisi ini akan terus dimonitor dan diharapkan dalam waktu dekat ketersediaan Minyakita dipasara sudah normal lagi.
Views: 30

















