TRENGGALEK, bioztv.id – Buka konferensi anak cabang Ansor Kampak, Ketua Pimpinan cabang Ansor Trenggalek, Mohamad Izzudin Zaki tegaskan ketua terpilih wajib satu misi dengan cabang. Salah satunya terkait misi Gerakan pemuda Ansor menolak tambang emas di Kabupaten Trenggalek. Jika tidak satu misi, maka ketua terpilih akan dievaluasi.
Konferensi pimpinan anak cabang (PAC) Ansor kampak ini digelar pada 31 Juli 2022 malam hari. Dari sejumlah kandidat bakal calon ketua yang diusulkan masing masing ranting, hanya ada 2 bakal calon yang layak ditetapkan menjadi calon ketua. Yaitu Imam Safi’i dan Nur Kholis. Keduanya merupakan eks Ketua dan Sekretaris PAC Ansor kampak periode sebelumnya. Dari kedua calon tersebut, Imam Safi’i menyatakan tidak sanggup lagi menjadi calon ketua. Alasannya, dari segi usia dan periode masa jabatan ia sudah tidak diperkenankan maju lagi sebagai calon ketua. Artinya, dengan tidak sanggupnya Imam Safi’i, maka calon ketua tinggal satu orang, yaitu Nur Kholis. Sehingga yang bersangkutan ditetapkan menjadi Ketua PAC Ansor Kampak untuk periode 2022-2024.
Menanggapi Konferensi ini, Ketua Pimpinan cabang Ansor Trenggalek, Mohamad Izzudin Zaki alias Gus Zaki menyampaikan, Konferensi ini adalah rutinitas organisasi setiap 2 tahun sekali. Pada kepengurusan PAC Kampak periode dua tahun kedepan ini, ia berharap ketua yang terpilih benar benar bisa menjalankan organisasi di Kecamatan kampak dan bisa satu komando dengan pimpinan cabang. Jika Tidak, maka akan dilakkan evaluasi, karena turunnya SK juga tidak langsung.
Gus Zaki juga menambahkan, salah satu misi GP Ansor saat ini adlaah menolak rencana keberadaan tambang emas di kabupaten Trenggalek. Untuk saat ini ujung tombaknya ada di Kecamatan kampak, karena enurut info yang berkembang, proses penambangan itu akan dimulai dair kecamatan Kampak, tepatnya di Desa Karangrejo. Sehingga ketua anak cabang terpilih juga harus satu misi menolak tambang emas.
Views: 160
















