TRENGGALEK, bioztv.id – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-113 di Kabupaten Trenggalek, Bupati sebut jika kegiatan tersebut bisa membantu pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur yang tidak masuk aset pemkab. Khususnya didaerah pelosok yang selama ini jarang tersentuh pembangunan.
Mengacu keterangan bupati Trenggalek, kegoatan TMMD bukan pertama kali dilakukan di Trenggalek, kegiatan ini sebelumnya sudah sering digelar setiap dua tahun sekali. Selama ini, pogram tersebut juga terbukti menguntung masyarakat. Karena masyarakat yang ada disekitar lokasi TMMD merasa sangat terbantu dalam berbagai hal. Terlebih TMMD ini juga tidak hanya menyasar kegiatan fisik saja, tapi juga non fisik.
Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, selama ini terkadang pemerintah daerah kesusahan membangun karena soal kepemilikan aset. Dengan adanya TMMD, pemerintah daerah jadi lebih mudah, karena pembangunan bisa dilakukan dengan swakelola dan semua energi diarahkan untuk menyediakan infrastruktur yang bagus untuk masyarakat. Selain itu, pembangunan dalam TMMD juga tidak berorientasi ke keuntungan. Semua gotong royong demi melayani masyarakat dengan infrastruktur yang baik,
Sekedar diketahui bahwa, pada giat TMMD di desa Bogoran, kecamatan kampak ini, TNI terjunkan 150 prajurit untuk membantu masyarakat membangun infrastruktur. Kegiatan tersebut meliputi pembangunan rabat jalan, pemasangan paving jalan, pembangunan dan pembenahan saluran air, pembangunan tanggul penahan jalan, bedah rumah warga tidak layak huni dan rehabilitasi tempat ibadah. Selain itu juga ada pemebrian bantuan sosial hingga vaksinasi Covid-19.
Views: 154
















