TRENGGALEK, bioztv.id – Sidak pasar tinjau kondisi terkini kebutuhan pokok, Komisi 2 DPRD Trenggalek tekankan distributor minyak goreng berikan layanan terbaik kepada masyarakat ditengah kelangkaan ini. Terlebih, menjelang bulan ramadhan hingga lebaran, biasanya kebutuhan akan bahan pokok masyarakat mengalami peningkatan.
Mengacu keterangan Ketua Komisi 2 DPRD Trenggalek, Mugianto menjelaskan, dari hasil sidak di pasaran, diketahui jika ketersediaan minyak goreng di pasaran masih sangat terbatas. Bahkan, untuk mendapatkan minyak goreng masyarakat rela mengantri di distributor. Meski demikian distributor minyak goreng di Trengalek juga sudah menerapkan pengaturan proses distribusi yang cukup baik. Mereka lakukan pembatasan pembelian agar penjualannya bisa lebih merata.
Sementara itu kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Komindag) Kabupaten Trenggalek, Agus Setyono menyampaikan, selama terjadi kelangkaan minyak gorang, pemerintah daerah sudah berupaya memberikan langkah langkah agar masyarakat tetap bisa mendapatkan minyak goreng. Salah satunya dengan cara menggelar grebek pasar dengan menjual minyak goreng murah. Hingga saat ini, grebek pasar tersebut sudah dilakukan sebanyak 3 kali dengan harga Rp.13.500,- per Kilogramnya.
Agus juga menambahkan, kelangkaan minyak goreng ini terjadi secara nasional, hal ini diduga akibat dari terbatasnya ketersediaan bahan baku. Selain itu, secara internasional harga bahan baku minyak goreng juga mengalami kenaikan. Dampaknya, pengiriman minyak goreng dari pabrik ke agen juga mengalami pengurangan.
Views: 120
















