Beranda NEWS MOMENT Dongkrak Perekonomian, Desa Di Pelosok Trenggalek Berdayakan Produk Lokal Melalui BUMDes Mart

Dongkrak Perekonomian, Desa Di Pelosok Trenggalek Berdayakan Produk Lokal Melalui BUMDes Mart

432

TRENGGALEK, bioztv.id – Dongkrak perekonomian melalui badan usaha milik desa (BUMDes), Desa yang ada di pelosok Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, berdayakan produk lokal melalui BUMDes Mart. Seluruh produk lokal difasilitasi proses penjualan, hingga branding kemasan produk agar lebih menarik dan bisa meningkatkan harga jual.

Menurut keterangan Kepala Desa Depok, Sugeng Asmoro menjelaskan, Untuk mendorong perekonomian desa dibawah pengelolaan BUMDes, saat ini pihaknya sudah mendirikan BUMDes Mart “”Bangkit Prima”. Badan usaha ini berbentuk minimarket yang menjual berbagai kebutuhan warga maupun padagang lokal. Seluruh produk produk UMKM lokal juga terpasang disini. Nantinya, para pedagang bisa membeli barang dari BUMDes Mart ini dan bisa menjualnya kembali dengan harga sama, namun masih bisa mendapatkan keuntungan, karena Bumdes Mart akan memberikan harga Grosir untuk para pedagang.  Kedepannya, Bumdes juga akan bekerja sama dengan pihak swasta, serta memadukannya dengan Pariwisata lokal.

Sementara itu Camat Bendungan, Nur Kholiq juga menyampaikan, pihaknya berharap nantinya Bumdes Mart “Bangkit Prima” ini bisa menjadi sumber pendapatan asli desa yang bisa diandalkan. Mengingat saat belum memiliki bangunan saja sudah mampu menghasilkan keuntungan sekitar 40 sampai 50 juta per tahun, pihaknya juga yakin jika kedepannya BUMDes Mart ini bisa lebih berkembang dari itu.

Kepala Desa Depok juga menjelaskan, untuk memaksimalkan badan usaha milik desa itu, Pemerintah Desa juga akan menggalang gerakan Masyarakat Menabung. Sehingga kedepannya BUMDes tidak hanya mengandalkan sumber dana dari pemerintah desa, tapi bisa mengelola keuangan dari tabungan Masyarakat. Pemerintah Desa Depok juga ingin memiliki tabungan desa dengan kegiatan yang real, yaitu pengelolaan BUMDes. Jika nantinya dana desa berkurang atau mungkin tidak ada lagi, Pemerintah Desa sudah memiliki aset yang bisa dikembangkan.