Beranda NEWS MOMENT AKD & PPDI Tolak Refokusing ADD, DPRD Trenggalek Akan Kawal Proses Agar...

AKD & PPDI Tolak Refokusing ADD, DPRD Trenggalek Akan Kawal Proses Agar Tidak Terpotong

477

TRENGGALEK, bioztv.id – Asosiasi Kepala Desa (AKD) dan persatuan perangkat desa (PPDI) Trenggalek tolak rencana refokusing alokasi dana desa (ADD) untuk penanganan Covid-19, DPRD Trenggalek siap kawal aspirasi mereka agar ADD tidak jadi terpotong. Pasalnya, pemotongan ADD dinilai berdampak buruk pada rumah tangga pemerintah desa.

Mengacu hasil rapat dengar pendapat antara PPDI, AKD, DPRD Trenggalek, Sekda dan TAPD, diketahui bahwa pemerintah daerah berencana akan memotong alokasi dana desa sekitar 5 Miliar rupiah. Pemotongan itu untuk memenuhi kebutuhan refokusing anggaran Pemerintah daerah untuk penanganan Pandemi Covid-19. Mengetahui rencana ini, AKD dan PPDI Trenggalek sepakat menolak dan akan mogok kerja, hingga melakukan aksi turun jalan jika pemotongan itu dilakukan.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Agus Cahyono menyampaikan, setelah mendengarkan aspirasi AKD dan PPDI, pihaknya meminta agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan. DPRD juga akan mengawal aspirasi para kepala desa dan perangkat desa agar rencana refokusing ADD itu dibatalkan.

Agus Cahyono juga menambahkan, langah DPRD akan mengawal aspirasi AKD dan PPDI agar ADD tidak terpotong ini atas dasar banyak pertimbangan. Salah satunya, karena Pemerintah Desa merupakan pelaku pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.