Beranda NEWS MOMENT Partisipasi Pemilih Pilkada Trenggalek Tahun 2020 Naik 0,1%, Tapi Belum Bisa Penuhi...

Partisipasi Pemilih Pilkada Trenggalek Tahun 2020 Naik 0,1%, Tapi Belum Bisa Penuhi Target

263

TRENGGALEK, bioztv.id – Sempat diprediksi turun berdasarkan hasil hitung cepat, angka partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Trenggalek tahun 2020 ternyata justru naik tipis. Meski mengalami kenaikan tipis, namun angka tingkat kehadiran masyarakat ke TPS tersebut belum bisa memenuhi target yang ditentukan sebesar 70%.

Mengacu hasil rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Trenggalek 2020, yang dilakukan di salah satu hall hotel pada 15 Desember ini, menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) mengalami peningkatan tipis jika di bandingkan Pilkada tahun 2015. Yaitu, jika pada Pilkada Trenggalek tahun 2015 angka partisipasi pemilih jumlahnya mencapai 67,8 persen, Pada Pilkada tahun 2020 ini angka partisipasi pemilih jumlahnya mencapai 67,9 persen. Sementara itu mengacu prediksi awal yang mengacu pada hitung cepat, tingkat kehadiran diprediksi hanya sekitar 67,52% pemilih, dan mengalami penurunan sebesar 0,31%.

Ketua Komisi pemilihan umum (KPU) Trenggalek, Gembong Derita Hadi menyampaikan, meski pemungutan suara pada 9 Desember 2020 kemarin digelar di tengah pandemi Covid-19, namun terbukti ada peningkatan partisipasi pemilih sebesar 0,1%. Sementara itu angka suara tidak sah yang sebelumnya diprediksi sekitar 11 ribuan, setelah dilakukan rekapitulasi ternyata menjadi 13.864 suara.

Perlu diketahui bahwa, mengacu hasil final rekapitulasi  Pilkada Trenggalek tahun 2020 di tingkat kabupaten, diketahui bahwa, pasangan calon bupati nomor urut 1, Alfan Rianto – Zaenal Fanani mengantongi suara 121.406 atau setara 31,84%. Pasangan calon bupati nomor urut 2, Mochamad Nur Arifin – Syah Mohamad Natanegara memperoleh suara sebanyak  259.844 suara atau setara 68,16%. Sementara jumlah surat suara yang tidak sah mencapai 13.864 suara.