TRENGGALEK, bioztv.id – Tanah gerak yang terjadi di Desa Melis Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, yang terjadi sejak dua bulan terakhir kondisinya bertambah parah. Retakan di rumah rumah warga juga terus bertambah, meski demikian sejumlah warga yang terdampak masih tetap bertahan tinggal di rumahnya.
Menurut ketarangan salah satu warga yang rumahnya mengalami keretakan, Eka Manda menyampaikan, Kondisi tanah gerak, atau retakan tanah yang terjadi di rumahnya ini, mulai dari bagian halaman depan rumah hingga bagian belakang rumah, bahkan bagian tembok dalam rumah juga retak retak. Meski diselimuti rasa takut saat di dalam rumah, dirinya memilih bertahan untuk menempati rumahnya.
Sementara itu Kepala Desa Melis Fery Adi Kusuma juga menyampaikan, Keretakan yang terjadi di rumah rumah warga ini ada yang terjadi sejak musim kemarau kemarin, dan ada juga yang terjadi pasca hujan deras kemarin. Karena, pasca terjadi hujan deras kemarin, kondisi retakan tanah justru bertambah parah.
Sebelumnya diketahui bahwa, Kejadian tanah bergerak di Desa Melis Keamatan Gandusari ini diketahui terjadi sejak dua bulan terakhir, yaitu sejak musim kemarau panjang kemarin, kondisi retakan ini juga bertambah parah saat terjadi hujan lebat pada beberapa waktu terakhir. Bahkan retakan yang merusak rumah rumah warga juga terus bertambah. Hingga saat ini sudah ada 5 bangunan rumah dan 1 bangunan masjid yang terdampak, bahkan 2 rumah diantaranya sudah tidak ditempati lagi.
Views: 0
















