TRENGGALEK, bioztv.id – Kebakaran kandang kambing di Dusun Pojok, Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Minggu (19/4/2026) sore, menghanguskan bangunan ternak dan merembet ke bagian rumah warga di sekitarnya.
Api yang diduga berasal dari aktivitas pembakaran rumput kering dengan cepat membesar dan menjalar ke kandang kambing milik Suwandi. Kobaran api kemudian menyambar bagian belakang rumah milik Irwan Supriyanto yang berada tepat di samping kandang.
Pemilik rumah, Irwan Supriyanto, mengungkapkan api sempat membakar bagian atap rumahnya.
“Api dari kandang itu merembet ke rumah saya. Bagian atap belakang yang dekat kandang ikut terbakar,” ujarnya.
Api Berawal dari Pembakaran Rumput Kering
Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP dan Damkar Trenggalek, Aji Satria Wibowo, menjelaskan bahwa aktivitas pembakaran di sekitar kandang memicu kebakaran.
“Dugaan sementara karena kelalaian. Api dari pembakaran kecil merambat ke tumpukan rumput kering, lalu membesar dan membakar kandang,” jelasnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Warga sempat memadamkan api secara mandiri sebelum petugas datang.
Damkar Tiba Cepat, Api Padam dalam 42 Menit
Petugas Damkar menerima laporan pada pukul 18.32 WIB dan langsung meluncur ke lokasi. Dalam waktu 19 menit, tim tiba dan segera memadamkan api.
Sebanyak 11 personel turun ke lokasi dengan dua unit mobil pemadam. Tim memadamkan api dalam waktu sekitar 42 menit hingga berhasil mengendalikan kobaran.
“Begitu sampai di lokasi, kami langsung fokus mencegah api meluas ke bangunan lain. Alhamdulillah kami bisa segera mengendalikannya,” ujar Aji.
Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Kerugian Puluhan Juta, Dua Kambing Mati
Kebakaran ini menewaskan dua ekor kambing dan menimbulkan kerugian material lebih dari Rp40 juta. Api juga merusak sebagian atap belakang rumah milik Irwan.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset di sekitar lokasi dengan nilai lebih dari Rp200 juta dari ancaman kebakaran.
Warga Diminta Lebih Waspada
Petugas Damkar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, Tagana, dan warga sekitar bersama-sama menangani kebakaran ini.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas dengan api terbuka, terutama di dekat bahan yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat tidak meninggalkan api tanpa pengawasan. Hal kecil seperti ini bisa berakibat besar,” tegas Aji.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lingkungan yang memiliki banyak bahan mudah terbakar seperti kandang dan pakan ternak.(CIA)
Views: 56
















