Waspada!!! Pasien Demam Berdarah di RSUD Trenggalek di Dominasi Usia 6 Bulan-16 Tahun

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id –  Kasus demam berdarah (DB) di Kabupaten Trenggalek sempat mengalami lonjakan signifikan, dengan dominasi pasien anak-anak berusia 6 bulan hingga 16 tahun. Lonjakan tersebut terlihat di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek, khususnya di Ruang Dahlia, tempat pasien DB dirawat intensif.

Dr. Dana Sumanti, dokter spesialis anak di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek, mengungkapkan bahwa pada pekan lalu jumlah pasien DB yang dirawat mengalami tren kenaikan, namun saat ini trennya sudah menurun.

“Rata-rata 80-90 persen pasien di ruang Dahlia menderita demam berdarah. Kondisinya bervariasi, tergantung pada hari masuk dan tahap perkembangan penyakit,” jelasnya.

Menurut dr. Dana, salah satu periode paling kritis pada pasien DB adalah hari kelima sejak gejala pertama muncul.

“Yang paling mengkhawatirkan adalah hari sakit kelima. Pada fase ini, risiko komplikasi meningkat jika tidak ditangani dengan baik,” tambahnya.

Ia juga menyebut bahwa usia pasien termuda yang dirawat saat ini adalah 6 bulan, sementara pasien tertua berusia 16 tahun. Dari 15 pasien yang saat ini  dirawat, tujuh diantaranya positif DB. Meski kondisinya sudah stabul, namun mereka masih harus menjalani perawatan di RSUD Dr. Soedomo.

“Kondisi mereka semua stabil, tinggal menunggu pemulihan dan peningkatan trombosit,” ujar dr. Dana, memberikan harapan kepada keluarga pasien.

Pasien DB yang dirawat di RSUD Dr. Soedomo berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek. Kelurahan Ngantru tercatat sebagai penyumbang pasien terbanyak dari wilayah kota. Selain itu, pasien juga berasal dari Kecamatan Gandusari, Dongko, dan daerah lain di sekitar Trenggalek.

“Meski trend kasus DB sudah menurun, namun kewaspadaan tetap harus dijaga, terutama dengan curah hujan yang masih tinggi,” pungkas dr. Dana.(CIA)

Views: 1