TPS Pemilu 2024 di Trenggalek Tidak Ramah Disablitas, Mas Ipin & Novita Hardini Minta Maaf

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Tempat pemungutan suara (TPS) Pemilihan umum 2024 di Kabupaten Trenggalek tidak ramah disabilitas. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan Istri, Novita Hardini kompak minta maaf. Terlebih, warga yang tinggal dikawasan inklusif hanya ada 4 disabilitas saja yang bisa menggunakan hak pilihnya. Sisanya tidak bisa mencoblos.

Saat meninjau TPS untuk disabilitas, Bupati Trenggalek dan istri temukan adanya aksesbilitas yang perlu peningkatan. Pasalnya, TPS untuk penyandang disabilitas ternyata berjarak sekitar 200 meter dari kawasan inklusuf pemukiman disabilitas. Selain itu, Jalan menuju TPS pun masih berupa tanah, sehingga menyulitkan pengguna kursi roda.

“Saya minta maaf atas aksebilitas di TPS yang kurang memadai bagi penyandang disabilitas. Ini menjadi semangat kami untuk bekerja lebih keras lagi. Paling tidak, di sekitaran tempat tinggal teman-teman disabilitas ini bisa ramah bagi mereka,” ujar Novita.

Novita dan Mas Ipin ingin memastikan tingginya partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024.

“Kami ingin  memastikan hak pilih penyandang disabilitas terpenuhi. Karena dari sejumlah warga yang tinggal kawasan injlusif, hanya ada 4 disabilitas yang bisa menggunakna hak pilihnya. Sisana tidak bisa memilih karena tidak terdaftar sebagai DPT setempat “, Pungkas Novita

Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan jika masukan ini akan disampaikan kepada KPU dan Pemerintah Desa.

“Ke depan, KPPS harus memilih tempat yang dekat dengan akses difabel. Sebenarnya di Kampung Inklusi aksesibilitasnya bagus, tapi ternyata TPS nya masih berjarak 200 meter,” kata Arifin.

Bupati berharap ke depannya, RT/RW dan KPU lebih aktif mendata dan memfasilitasi penyandang disabilitas dalam pemilihan umum.

Kunjungan ini menjadi refleksi penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi penyandang disabilitas dalam proses demokrasi di masa depan.(CIA).

Views: 22