TRENGGALEK, bioztv.id – Proses eskavasi situs Gondang pada Tahun 2023 dinilai masih kurang, dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) kabupaten Trenggalek rencanakan eskavasi kembali dilanjutkan tahun 2024. Pasalnya, sesuai hasil temuan yang ada, situs gondang diyakini masih menyimpan sejarah abad 9 masehi yang masih terpendam.
Pada Tahun 2023 ini proses eskavasi atau penggalian situs gondang sudah dilakukan selama tujuh hari oleh Tim eskavasi balai pelestari kebudayaan (BPK) wilayah XI Jawa Timur. Proses eskavasi ini bertujuan untuk menelisik denah struktur candi pada situs gondang. Dari eskavasi tahap II pada tahun 2023 ini juga kembali ditemukan beberapa artefak serta tergambarnya struktur candi situs gondang. Berdasarkan denah yang berhasil dibuat, candi di situs gondang berbentuk persegi. Dengan ukuran 5,8 meter persegi. Candi ini diduga peninggalan era pra majapahit yang menjadi tempat pemujaan.
Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek, Sunyoto menyampaikan, Mengingat banyak peninggalan yang ditemukan, serta sejarah situs gondang yang diyakini sudah ada sejak abad 9 masehi. pihaknya rencanakan proses eskavasi situs gondang bisa dilanjutkan pada tahun 2024 mendatang.
Sekedar diketahui bahwa, Proses eskavasi situs Gondang, yang ada di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek pada Tahun 2023 ini sudah dilakukan sejak 17 Hingga 23 November 2023. Hasilnya, tim eskavasi juga kembali temukan tiga relif terakota berbentuk perempuan, lingga, batu putih berbentuk balok dan bata merah dengan timbulan berupa segi delapan. Temuan yang didapat pada eskavasi tahap 2 ini akan melengkapi temuan pada eskavasi tahap pertama, yakni 10 arca yang sudah diamankan disparbud Trenggalek.
Views: 25
















