TRENGGALEK, bioztv.id – Penanganan dan mitigasi bencana perkotaan, puluhan petugas unit reaksi cepat (URC) Kota Blitar latihan di Pos SAR Trenggalek. Mereka akan mendapatkan materi medis dasar dan penggunaan alat rescue untuk penanganan bencana perkotaan. URC ini berasal dari beberapa intansi, diantaranya BPBD, Satpol PP, PMI, dan Tagana.
Menuurt keterangan Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono menyampaikan, bencana alam tak hanya terjadi dikawasan pelosok, tapi juga sangat riskan terjadi pada wilayah perkotaan. Seperti halnya angin kencang, kebakaran, pohon tumbang, bangunan roboh hingga bencana sosial. Pada pelatihan di Pos SAR Trenggalek ini pihaknya menerjunkan 25 personil yang berasal dari BPBD, Satpol PP, PMI, dan Tagana, untuk mengikuti pelatihan mitigasi bencana perkotaan (Urban Rescue). Dengan harapan bisa meningkatkan profesionalitas, kompetensi dan keterampilan personil urc.
Sementara itu, Koordinator Pos SAR Basarnas Trenggalek, Yoni Fariza menjelaskan, bencana perkotaan atau urban rescue, tentu memiliki penyikapan yang berbeda. Terutama dalam hal pertolongan pertama yang harus dilakukan terhadap dampak bencana perkotaan tersebut.
Yoni juga menambahkan, pelatihan urban rescue ini dinilai sangat penting. Pasalnya, seringkali wilayah perkotaan dianggap sebelah mata, dalam hal bencana alam. Meskipun, perkotaan tidak memiliki gunung dan sungai yang besar, bukan berarti terhindar dari bencana alam. Sehingga harus ada persiapan pencegahan, hingga penanganan saat terjadi bencana.
Views: 13
















