TRENGGALEK, bioztv.id – Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) masih keteteran menjelang percepatan perubahan APBD Trenggalek tahun 2023. Pasalnya, meski perubahan anggaran direncanakan lebih awal dari tahun tahun sebelumnya, namun sejumlah paket pekerjaan khususnya infrastruktur justru banyak yang belum dikerjakan.
Berdasarlan keterangan ketua Komisi 3 DPRD Trenggalek, sesuai rencana awal, Bupati targetkan proses perubahan APBD Tahun 2023 dimulai sejak akhir Mei ini. Sedangkan biasanya perubahan APBD baru dilakukan pada bula n September. Namun, dari hasil evaluasi perencanaan justru masih ditemukan banyak kegiatan yang belum dikerjakan. Khususnya kegiatan pembangunan infrastrutur yang ada di dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR).
Lebih lanjut Ketua Komisi 3 DPRD Trenggalek, Pranoto menyampaikan, dari hasil evaluasi sementara diketahui jika pada dinas PUPR ada 32 paket pekerjaan infrastruktur yang pelaksanaannya melalui proses lalng. 32 paket pekerjaan tersebut sudah dilimpahkan semua ke unit layanan pengadaan (ULP) Kabupaten Trenggalek. Namun hingga saat ini hanya ada 11 pekerjaan saja yang sudah sampai ditangan penyedia. Terkait hal ini, Komisi 3 masih akan menggali lebih dalam kendala proses lelang tersebut. Apakah terjadi trouble pada ULP atau justru pada dinas PUPR.
Pranoto juga menambahkan, selain paket pekerjaan yang prosesnya melalui lelang, Dinas PUPR juga masih memiliki sejumlah kegiatan pembangunan Infrastruktur yang prosesnya pengadaannya melalui penunjukan langsung. Namun, peket pekerjaan tersbeit hingga saat ini juga belum bisa dikerjakan. Alasannya masih proses pemilihan penyedia.
Views: 144
















