TRENGGALEK, bioztv.id – Di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, minimarket berjejaring wajib sediakan space 20% untuk menjual produk UMKM lokal. Produk itu berupa makanan kering maupun basah. Hingga saat ini sedikitnya sudah ada 21 produk asal Trenggalek yang memenuhi standart dan bisa masuk di puluhan Indomaret maupun Alfamart.
Mengacu keterangan Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan perdagangan (Komidag) Kabupaten Trenggalek, produk UMKM lokal yang bisa masuk di Indomaret atau ALfamart harus memenuhi standarat yang dipersyaratkan minimarket tersebut. Salah satunya produk makanan yang akan dijual harus berlabel halal. Jika produk belum memiliki sertifikasi halal, maka tidak bisa masuk di outlet toko modern berjejaring.
Lebih lanjut Plt Kepala Dinas Komidag Trenggalek, Saniran menjelaskan, untuk memfasilitasi pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikasi halal, Tahun ini Pemkab Trenggalek sudah mulai meluncurkan program sertifikasi halal gratis. Dengan program ini, diharapkan semakin banyak prpduk produk UMKM lokal yang bisa berjualan di minimarket berjejaring.
Saniran juga menambahkan, saat ini, selain bisa menjual produk UMKM berupa makanan kering, pelau UMKM lokasl juga bisa menjual makanan basah di minimarket berjejaring. Untuk jenis makanan basah, pihak indomaret justru mau menerima langsung bayar tunai. Jadi jika ada resiko tidak laku menjadi tanggungan indomaret. Sedangkan untuk makanan, pelaku UMKM juga akan diberi laporan penjualan produk setiap minggu. Selain itu, saat barang mendekati masa expired juga akan diberitahu sebelumnya, sehingga pelaku UMKM bisa mudah mengontrol barangnya, dan menarik barang yang mendekati masa kadaluarsa.
Views: 92
















