TRENGGALEK, bioztv.id – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) mencuri perhatian publik ketika ia menjajal penerbangan perdana Super Air Jet rute Jakarta–Kediri di Bandara Internasional Dhoho Kediri, Senin (10/11).
Mas Ipin mengambil langkah berani dengan menggratiskan tiket masuk seluruh destinasi wisata di Trenggalek bagi penumpang penerbangan perdana. Keputusan out of the box ini mendapat sambutan luas dari berbagai pihak.
Presiden Direktur Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak termasuk di antara yang memberikan apresiasi tinggi.
Petinggi Lion Air Group Puji Inovasi Mas Ipin
Dalam seremoni penerbangan perdana di Bandara Dhoho, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi memuji kebijakan Mas Ipin sebagai wujud nyata dukungan daerah terhadap keberlanjutan rute baru Super Air Jet.
“Apa yang dilakukan Bupati Trenggalek luar biasa. Ini bukan hanya promosi daerah, tetapi juga kontribusi langsung untuk memastikan penerbangan ke Kediri tetap beroperasi dan berkembang,” ujar Capt. Daniel.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak turut menyampaikan terima kasih atas langkah tersebut. Ia menilai kebijakan Trenggalek sebagai contoh sinergi kuat antara pemerintah daerah dan industri penerbangan.
“Bandara Dhoho lahir dari perjuangan daerah-daerah di selatan Jawa. Karena itu, dukungan seperti ini sangat berarti agar konektivitas yang kita cita-citakan benar-benar hidup,” kata Emil.
Boarding Pass Jadi Tiket Gratis Semua Destinasi Wisata Trenggalek
Mas Ipin menjelaskan mekanismenya: seluruh penumpang Super Air Jet rute Jakarta–Kediri dapat menikmati wisata gratis di Trenggalek hanya dengan menunjukkan boarding pass penerbangan perdana mereka.
“Siapa pun yang membawa boarding pass Super Air Jet bisa masuk gratis ke semua destinasi wisata di Trenggalek. Program ini juga mencakup destinasi yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan desa wisata, termasuk Pantai Mutiara,” jelasnya.
Kebijakan ini berlaku mulai H+1 setelah penerbangan, agar wisatawan bisa langsung menjelajahi Trenggalek sebelum kembali ke daerah asal.
Dorong Trenggalek Jadi Destinasi Utama Penunjang Bandara Dhoho
Mas Ipin menegaskan kembali semangatnya untuk menjadikan Trenggalek destinasi utama sekaligus pusat pergerakan wisata di selatan Jawa Timur.
“Kalau daerah paling jauh dari bandara, seperti Trenggalek, tidak berkembang, bandara ini akan sulit ramai. Tapi kalau Trenggalek hidup, kota-kota lain seperti Kediri, Blitar, dan Tulungagung juga ikut bergerak,” tegasnya.
Ia mendorong pemerintah provinsi segera menyiapkan transportasi penghubung (feeder) dari Bandara Dhoho ke Trenggalek. Jika Pemprov belum siap, Mas Ipin berkomitmen untuk menanggung operasionalnya sendiri.
Sebagai langkah awal, Pemkab Trenggalek telah menyiapkan bus gratis AAM Trans untuk masyarakat yang ingin bepergian ke atau dari Bandara Dhoho.
“Busnya gratis dan beroperasi setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Saya ingin masyarakat Trenggalek terbiasa memanfaatkan bandara ini,” jelas Mas Ipin.
Bangun Budaya Transit dan Ekosistem Wisata Berkelanjutan
Mas Ipin berharap kebijakan ini membentuk budaya transit dan menguatkan ekosistem wisata serta ekonomi lokal. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah menyiapkan anggaran puluhan miliar rupiah tahun depan untuk mempercepat pembenahan desa dan kawasan wisata.
“Pemerintah sudah menyiapkan dana besar. Sekarang waktunya kita bekerja bersama: pemerintah membangun fasilitas, masyarakat menyiapkan layanan dan atraksi. Kalau Trenggalek kompak, wisata kita pasti naik kelas,” pungkasnya.(CIA)
Views: 60

















