TRENGGALEK, bioztv.id – Pacu terwujudnya taman bahah laut di kawasan Pantai Mutiata, Kecamatan Watulimo, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin beberkan berbagai upaya perawatan hingga penjagaan. Langkah ini melibatkan bayak pihak, mulai dari Pemprov Jatim, Pemkab Trenggalek, Nelayan, masyarakat, hingga kelompok sadar lingkungan.
Untuk mempertahankan kelestarian ekosistem laut di kawasan Pantai Mutiara ini berbagai langkah sudah dilakukan oleh masyarakat maupun pemerintah. Diantaranya sejak beberapa tahun terakhir sudah rutin dilakukan penanaman terumbu karang. Selain itu, Pokmaswas setempat juga konsisten untuk menjaga kelestarian kawasan tersebut agar tidak rusak akibat perburuan ikan. Disisi lain proses pengawasan juga rutin dilakukan siang hingga malam.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, salah satu upaya perawatan dan penjagaan turumbu karang dikawasan taman bawah laut yang ada di Pantai Mutiara ini yakni dengan memasang buoy. Yaitu bola bola merah yang berjajar mengapung. Garis yang ditandai dengan deretan buoy itu merupakan peta dimana taman taman bawah laut ada dikawasan itu. Sehingga rute kapal yang bermotor, atau kapal bermesin dilarang meneggelamkan jangkar disana. Karena jangkar yang diterjunkan disana akan berpotensi merusak terumbu karang.
Mas Ipin juga menambahkan, upaya penjagaan taman bawah laut dari sisi daratannya dilakukand negan cara mengaktifkan kembali kelompok kelompok sadar dlingkungannya. Jadi masyarakat akan turut serta megawasai kawasan tersebut dari potensi kerusakan yang diakibatkan manusia. Termasuk adanya rumah apung dikawasan Pantai Mutiara salah satu manfaatnya juga untuk pos jaga. Sehingga saat malam hari dirumah apung tetap ada orangnya, kerena mereka mengawasi agar kawasan tersebut tetap terjaga kelestariannya.
Views: 41

















