TRENGGALEK, bioztv.id – Wacana pembuatan tempat pengelolaan limbah medis di Kabupaten Trenggalek menguap tanpa kejelasan, Komisi 4 DPRD Trenggalek minta OPD tekhnis kembali mengkaji. Meski sebelumnya dinas PKPLH sempat gagal merintisnya, kedepannya diharapkan bisa diwujudkan demi peningkatan pendapatan daerah.
Usulan wacana pembuatan fasilitas pengelolaan dan pemusnahan limbah medis ini disampaikan DPRD Trenggalek sejak beebrpa tahun lalu. Pasalnya, selama ini proses pemusbahan limbah medis di Trenggalek masih melibatkan pihak ketiga yang ada diluar kota. Sementara itu, untuk proses pemusnahan limbah medis tersebut juga harus mengeluarkan anggaran yang cukup besar. Jika Kabupaten Trenggalek memiliki fasilitas pengolahan limbah medis sendiri, maka pemusnahan limbah tersbeut bisa dilakukan sendiri di Trenggalek. Sehingga aggaran pemusnahannya akan berputar didalam daerah. Dari situ juga dinilai akan ada potensi PAD yang cukup besar.
Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, Sukarudin menyampaikan, Jika di Trenggalek ada fasilitas pengolahan limbah medis, maka kabupaten dan kota tetangga juga berpotensi memilih lakukan pemusnahan limbah medis di Trenggalek. Namun jika salah satu Kabupaten tetangga, misalnya Tulungagung terlanjur membuat sendiri fasilitas ini. Maka peluang pasar Trenggalek akan berkurang.
Sukarudin juga menambahkan, wacana pembuatan tempat pemusnahan limbah medis ini sudah dirintis dinas PKPLH, namun tidak tuntas. Kemudian pada pembahasan RPJMD kemarin, DPRD Trenggalek kembali sentil dinas PKPLH agar kembali mengkaji wacana tersebut. Sehingga cita cita Kabupaten Trenggalek memiliki tempat pemusnahan limbah medis sendiri bisa segera terwujud. Jika fasilitas ini terwujud, maka pptensi pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Trenggalek juga akan bertambah.
Views: 53
















