Pasca Dihentikan Warga, Peledakan Area Proyek Bendungan Bagong Trenggalek Akhirnya Dipimpin Bupati

oleh
oleh
Sempat tertunda akibat dihentikan warga karena rusak sejumlah rumah dan tempat ibadah, Proses peledakan atau blasting di kawasan Proyek Nasional Bendungan Bagong Trenggalek akhirnya kembali bisa dilakukan. Peledakan ini juga dipimpin langsung Bupati Trenggalek, dan disaksikan jajaran Forkopimda.
Sempat tertunda akibat dihentikan warga karena rusak sejumlah rumah dan tempat ibadah, Proses peledakan atau blasting di kawasan Proyek Nasional Bendungan Bagong Trenggalek akhirnya kembali bisa dilakukan. Peledakan ini juga dipimpin langsung Bupati Trenggalek, dan disaksikan jajaran Forkopimda.

TRENGGALEK, bioztv.id – Sempat tertunda akibat dihentikan warga karena rusak sejumlah rumah dan tempat ibadah, Proses peledakan atau blasting di kawasan Proyek Nasional Bendungan Bagong Trenggalek akhirnya kembali bisa dilakukan. Peledakan ini juga dipimpin langsung Bupati Trenggalek, dan disaksikan jajaran Forkopimda.

Proses peledakan kembali area Bendungan. Bagong ini kembali dilakukan pada 25 Agustus 2021. Pada peledakan kali ini, 16 titik bahan peledak yang telah ditanam sejak lima hari yang lalu berhasil meledak dengan sempurna tanpa menimbulkan dampak bagi perkampungan di sekitarnya. 

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, dalam proses peledakan kali ini tidak ada lagi warga yang menduduki atau menolak tahapan tersebut.namun ia mewanti-wanti agar pihak kontraktor tetap menjalankan prosedur peledakan secara ketat, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi lingkungan di sekitarnya

Sementara itu Pimpinan Proyek PT PP Jatiwangi KSO Bendungan Bagong,  Lilik Malikhi Anta, menerangkan bersyukur karena pekerjaan bisa berjalan dengan lancar dan aman. Pihaknya mengaku peledakan kawasan Bendungan Bagong tersebut merupakan tahap penting dalam proyek pembangunan. Sebab lokasi yang diledakkan akan dibangun terowongan sepanjang 400 meter sebagai inlet pembuangan sementara aliran sungai.

Sebelumnya diketahui bahwa, proses peledakan di area proyek nasional bendungan bagong ini sempat ditunda akibat adanya penolakan dari masyarakat sekitar pada 21 agustus lalu. Saat itu puluhan warga menduduki lokasi dekat titik peledakan, mulai pagi hingga sore. Warga mengaku trauma terhadap insiden peledakan yang berdampak rusaknya sejumlah rumah warga pada beberapa waktu lalu. Selain itu warga juga menyuarakan sejumlah tuntutan lain, termasuk relokasi hingga ganti rugi lahan yang memadai.

Views: 3