Diikuti Peserta Dari Berbagai Negara, Journey To TGX Jadi Ajang Kenalkan Spot Tourism Trenggalek

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Diikuti peserta dari berbagai negara, Event Gowes “Journey To TGX” sejauh 250 KM dari Surabaya menuju Trenggalek jadi ajang kenalkan spot spot tourism. Ratusan peserta juga antusias ikuti “climbing coffee ride” ke Dilem Wilis, yakni kawasan wisata eks pabrik kopi zaman Belanda. Disana mereka juga gelar aksi tanam bibit kopi.

Sedikitnya ada sekitar 450 pesepeda yang ikut gowes pada event “Journey to TGX” ini. Event Gowes sejauh 250 Km yang diinisiasi Maiansepeda.com dan Pemkab Trenggalek ini mengambil start dari Surabaya Town Square (Sutos) pada 2 Desember 2023 pagi hari.  Route gowes menuju Trenggalek melintasi spot spot tourism yang spektakuler, yakni  keindahan alam yang ada disepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS). Selama perjalanan, para peserta juga melintasi rute tanjakan dengan total sekitar 1.300 meter. Peserta Gowes dalam negeri yang ikut event ini berasal dari berbagai kota hingga luar pulau. Sementara itu peserta dari Luar Negeri ada yang dari, Norwegia, Australia, Denmark, dan Prancis,

Founder Mainsepeda.com, Azrul Ananda menyampaikan, PIhaknya sangat berterimakasih terhadap Bupati Trenggalek yang sudah mendukung terselenggaranya Journey To TGX ini. Kota yang punya gunung dan laut diyakini asyik untuk bersepeda. Sedangkan kota favoritnya bersepeda selama ini adalah Manado dan Banyuwangi. Sementara itu potensi Trenggalek yang juga memiliki gunung dan laut seperti ini sama persis dengan Banyuwangi.  Artinya, tidak ada alasan bagi Trenggalek untuk tidak menjadi spot tourism.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin juga menyampaikan, pihaknya turut senang event Journey To TGX ini bisa terselengara dengan baik di Trenggalek. Terlebih antusias peserta gowesnya juga cukup bagus. Dampaknya, keinginan orang untuk datang ke Trenggalek juga meningkat. Karena para pesepeda tidak datang sendiri, tapi mayoritas mereka juga ada keluarga yang mendampinginya. Bahkan, akibat event ini, arus lalu lintas di Trenggalek juga sempat macet seperti saat momen agustusan dan lebaran.

Kepala DInas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto menjelaskan,  event Journey To TGX seperti ini menjadi salah satu event spot tourism Trenggalek. Mengingat dampaknya untuk pariwisata dan perekonomian warga cukup bagus, pihaknya berencana event serupa akan kembali digelar pada tahun 2024 mendatang.

Sunyoto juga menambahkan, saat di kawasan wisata DIlem WIlis, ratusan pesepeda Juorney To TGX tampak menikmati suasana keindahan alam maupun sajian kuliner lokal yang tersedia. Sebelum mengakhiri event, ratusan pesepeda dari berbagai Negara juga tinggalkan kenang kenangan, yakni menanaman bibit kopi di area dilem wilis. Bahkan, para pesepeda ini juga akan mengingat lokasi bibit kopi yang ditanam. Harapannya, suatu saat nanti mereka berkunjung lagi ke dilem wilis, mereka bisa melihat pertumbuhan tanaman kopi yang ia tanam.

Views: 75