TRENGGALEK, bioztv.id – Mujadi, peternak asal Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, akhirnya memetik hasil dari perjuangannya merawat sapi kesayangannya. Presiden RI Prabowo Subianto kini resmi memilih sapi jenis Simental miliknya sebagai hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Presiden Prabowo membeli sapi berbobot jumbo 1,37 ton itu dengan harga sekitar Rp98 juta. Capaian tersebut menjadikan sapi milik Mujadi sebagai salah satu hewan kurban terbesar asal Kabupaten Trenggalek tahun ini.
Di balik tubuh besarnya, sapi berusia 4 tahun tersebut menyimpan kisah perjuangan panjang. Saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang ribuan ternak beberapa waktu lalu, sapi milik Mujadi nyaris tumbang seperti ternak lain di sekitarnya.
“Dulu teman-temannya sesama sapi banyak yang kena PMK sampai roboh semua. Tapi alhamdulillah, sapi ini kakinya kuat dan mampu bertahan,” kenang Mujadi, Rabu (20/5/2026).
Perjuangan Hasilkan Sapi Jumbo
Mujadi mengaku membeli sapi tersebut sekitar satu setengah tahun lalu dari peternak di sekitar desanya dengan harga awal Rp35 juta. Tak lama setelah ia membelinya, virus PMK langsung menyerang sapi Simental tersebut.
Berbeda dengan banyak ternak lain yang mati, Mujadi berhasil menyelamatkan sapinya berkat perawatan intensif dan pengobatan rutin setiap hari.
“Saat kena PMK dulu, saya tetap merawatnya secara total. Saya tidak mau menyerah karena yakin sapi ini pasti bisa sembuh,” katanya.
Peternak yang sejak kecil bergelut di dunia ternak itu mengaku sempat menghadapi dilema besar. Ia harus memilih antara menjual atau merawat sapinya di tengah biaya pengobatan dan pakan yang terus meningkat.
Namun, rasa sayang membuat Mujadi memilih terus merawat sapinya hingga pulih total dan tumbuh menjadi sapi jumbo.
“Alhamdulillah, sekarang sapinya bisa tumbuh bagus, gemuk, dan bahkan terpilih pemerintah menjadi hewan kurban Pak Prabowo,” imbuhnya bangga.
Mujadi Rawat Sapi dengan Pakan Bernutrisi Tinggi
Untuk memaksimalkan pertumbuhan bobot sapi, Mujadi menerapkan pola perawatan khusus layaknya atlet. Setiap hari, ia rutin memandikan sapi berusia empat tahun itu dan memberinya pakan bernutrisi tinggi.
“Setiap pagi saya mandikan agar bersih. Untuk pakannya, saya rutin memberikan jagung rebus, katul, ampas tahu, dan rumput hijau pilihan,” jelas Mujadi.
Berkat kedisiplinannya, sapi tersebut tumbuh hingga memiliki tinggi sekitar 167 sentimeter dengan panjang tubuh sekitar 2,5 meter. Bobotnya yang mencapai 1,37 ton membuat sapi ini lolos dalam daftar hewan kurban pilihan Presiden RI.
Dua Kali Sapi Mujadi Jadi Hewan Kurban Presiden
Menariknya, kandang milik Mujadi bukan kali pertama menghasilkan sapi kurban berkelas premium. Tahun lalu, pembeli dari lingkaran kepresidenan juga membeli sapi jumbo dari peternakannya untuk kebutuhan kurban.
“Kalau Tahun kemarin, ada seseorang yang memberlinya untuk hewan kurban presiden. Tapi tahun ini, langsung dari pihak Dinas Peternakan yang kesini,” imbuhnya.
Kini, sapi jumbo milik Mujadi tinggal menunggu jadwal pengiriman resmi pada perayaan Iduladha mendatang.(CIA)
Views: 17
















