Berkah Lebaran 2026! Omzet Pedagang Pasar Pon Trenggalek Melejit hingga 50 Persen

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idAktivitas jual beli di Pasar Pon Trenggalek meningkat tajam menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Lonjakan transaksi ini mendorong omzet pedagang naik hingga 50 persen dibandingkan hari biasa.

Fenomena ini menunjukkan bahwa tradisi belanja menjelang Lebaran terus menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro dan pedagang pasar tradisional di Trenggalek.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komidag) Trenggalek, Saniran, mengonfirmasi peningkatan aktivitas pasar dalam beberapa hari terakhir.

“Hasil pemantauan kami di lapangan menunjukkan pasar semakin ramai, baik siang maupun sore hari. Transaksi antara pedagang dan pembeli berjalan sangat lancar,” ujar Saniran.

Pedagang Dongkrak Omzet dari Sektor Pakaian dan Jajanan

Saniran menjelaskan bahwa pedagang mencatat kenaikan omzet yang bervariasi, tergantung jenis dagangan. Namun, mayoritas pedagang merasakan lonjakan signifikan di akhir Ramadan.

Beberapa temuan di lapangan menunjukkan:

  • Pedagang meningkatkan pendapatan rata-rata 25 hingga 50 persen
  • Pedagang pakaian, makanan basah, dan jajanan Lebaran mendominasi penjualan
  • Pedagang sepatu dan buku mempertahankan penjualan yang relatif stabil

Pedagang Takjil Tetap Ramaikan Pasar

Meski jumlah pedagang takjil sedikit berkurang dibanding tahun lalu, para pedagang tetap meramaikan kawasan sekitar Pasar Pon. Dukungan fasilitas tenda dari Bank Jatim ikut mempercantik area dan menarik pelaku usaha baru.

“Sekarang ada sekitar 90 hingga 100 pedagang takjil di Alun-alun, dan 35 hingga 45 pedagang di area Pasar Pon. Meski berkurang di sisi timur, aktivitas jual beli tetap produktif,” ungkap Saniran.

Harga Naik Tipis, Pemkab Jaga Keamanan Pangan

Saniran mengakui kenaikan harga pada beberapa bahan pokok seperti cabai dan bumbu dapur. Namun, pedagang tetap menjaga harga takjil agar terjangkau.

“Pedagang hanya menaikkan harga sedikit mengikuti bahan baku. Harga takjil masih berkisar Rp5.000 hingga Rp8.000,” imbuhnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mengawasi kualitas pangan di pasar. Petugas aktif mengingatkan pedagang untuk menjaga kebersihan dan kualitas produk.

“Kami terus mengingatkan pedagang agar menjaga kebersihan dan kualitas dagangan. Kami memastikan kondisi pangan di Pasar Pon tetap aman,” pungkasnya.

Lonjakan aktivitas di Pasar Pon ini membuktikan bahwa momentum Lebaran tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menghadirkan berkah ekonomi nyata bagi para pelaku usaha lokal.(CIA)

Views: 14